Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bahlil Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi, Kapan?
Advertisement . Scroll to see content

Kabar Baik! Indonesia bakal Dapat Pasokan Minyak dari Rusia

Jumat, 17 April 2026 - 06:49:00 WIB
Kabar Baik! Indonesia bakal Dapat Pasokan Minyak dari Rusia
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia (kanan) (dok. Sekretariat Presiden)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah memastikan kabar positif terkait ketahanan energi nasional. Di tengah dinamika global yang memengaruhi pasokan minyak dunia, Indonesia akan mendapatkan pasokan minyak mentah dari Rusia.

Kesepakatan ini merupakan tindak lanjut pembicaraan tingkat tinggi antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia pun telah bertemu Menteri Energi Rusia Sergey Tsivilev di Moskow pada Selasa (14/4/2026).

Bahlil kemudian melaporkan hasil diplomasi energi tersebut kepada Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Kamis (16/4/2026). Bahlil menuturkan Rusia siap memasok minyak mentah guna mendukung ketahanan energi Indonesia.

"Alhamdulillah cukup menggembirakan bahwa kita akan mendapat pasokan crude (minyak mentah) dari Rusia," kata Bahlil.

Di tengah dinamika global yang berdampak pada pasokan minyak dunia, pemerintah terus mencari sumber pasokan dari berbagai negara. Hal ini mengingat kebutuhan impor minyak Indonesia mencapai sekitar 1 juta barel per hari.

Atas arahan Presiden Prabowo, Bahlil berupaya mengamankan pasokan minyak mentah untuk kebutuhan dalam negeri hingga akhir tahun.

"Bapak Presiden selalu berpikir untuk bagaimana caranya agar ketersediaan kita satu tahun itu harus tetap ada. Saya menindaklanjuti untuk crude satu tahun dari mulai bulan ini sampai dengan bulan Desember, Insya Allah sudah aman. Jadi kita nggak perlu risau, tinggal kita meningkatkan produksi dari kilang kita," ujarnya.

Bahlil juga menegaskan pemerintah tetap mengedepankan kepentingan nasional, termasuk dalam hal harga impor minyak.

"Yang jelas kita akan mencoba untuk tidak boleh lebih dari harga pasar. Harga di bawah pasar itu jauh lebih baik, tapi minimal sama dengan harga pasar," katanya.

Selain pasokan minyak mentah, pemerintah juga membahas peluang kerja sama pembangunan infrastruktur energi dengan Rusia guna memperkuat cadangan dan ketahanan energi nasional.

"Pihak Rusia juga siap membangun beberapa infrastruktur yang penting dalam rangka meningkatkan cadangan dan ketahanan energi nasional kita," ucapnya.

Dalam pertemuan tersebut, Bahlil juga menjajaki peluang pasokan LPG dari Rusia, meski masih memerlukan pembahasan lanjutan.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut