Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ray Rangkuti: 20 Persen Kelompok Kritis Lebih Banyak Serang Jokowi-Gibran
Advertisement . Scroll to see content

Jokowi: TNI dan Polri Sisir dari Laut Cari Korban Tsunami Selat Sunda

Senin, 24 Desember 2018 - 12:50:00 WIB
Jokowi: TNI dan Polri Sisir dari Laut Cari Korban Tsunami Selat Sunda
Presiden Jokowi memastikan TNI-Polri masih terus melakukan pencarian korban tsunami Selat Sunda, yang kali ini dilakukan dari laut.
Advertisement . Scroll to see content

PANDEGLANG, iNews.id - Presiden Joko Widodo atau Jokowi memastikan pihak TNI dan Polri akan terus melakukan pencarian para korban tsunami Selat Sunda. Pada pencarian kali ini akan difokuskan dari laut.

"Hari ini akan disisir kembali, tapi lewat laut mengenai kemungkinan-kemungkinan tempat yang belum terpantau oleh kita," katanya saat jumpa pers di Hotel Mutiara Carita, Pandeglang, Banten, Senin (24/12/2018).

Jokowi mengatakan, fokus dari tim gabungan adalah mengevakuasi dan menyelamatkan warga yang menjadi korban. Mantan gubernur DKI Jakarta itu meminta aparat keamanan dan petugas kesehatan untuk membantu korban luka ke rumah sakit dan fasilitas kesehatan.

Dia juga mengapresiasi respons cepat dari personel TNI dan Polri dalam memberikan bantuan kepada para korban. "Saya melihat evakuasi sudah dilakukan secara cepat oleh TNI dan Polri dibantu Pemda dan kecepatan-kecepatan evakuasi di lapangan ini patut kita apresiasi. Sangat saya hargai, juga cepat apa yang harus dilakukan," ujarnya.

Jokowi telah meninjau kerusakan fasilitas pariwisata, seperti penginapan di Hotel Mutiara Carita. Terdapat beberapa bangunan "cottage" hancur dan turap penahan gelombang di bibir pantai pun rusak diterjang gelombang tsunami.

Sejumlah daerah yang terdampak gelombang tsunami berada di Banten dan Lampung Selatan. Gelombang tinggi dan tsunami melanda kawasan sekitar Selat Sunda pada Sabtu (22/12/2018) malam, menimbulkan korban jiwa dan kerusakan di sebagian daerah Banten dan Lampung.

Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Senin pukul 07.00 WIB musibah tersebut mengakibatkan 281 orang meninggal dunia, 1.016 orang mengalami luka-luka, 57 orang hilang dan 11.687 orang mengungsi yang tersebar di lima kabupaten yakni Pandeglang, Serang, Lampung Selatan, Tanggamus dan Pesawaran.

Ribuan personel gabungan TNI, Polri, BNPB, Basarnas, sejumlah kementerian lembaga, relawan dan masyarakat saat ini masih berusaha mengevakuasi dan mencari para korban.

Editor: Djibril Muhammad

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut