Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : MNC University Dorong Kolaborasi Edukatif Mahasiswa melalui Penguatan Literasi dan Kepemimpinan
Advertisement . Scroll to see content

Jokowi: KTT AIS Forum Perkuat Kolaborasi Negara Kepulauan dan Pulau

Rabu, 11 Oktober 2023 - 11:32:00 WIB
Jokowi: KTT AIS Forum Perkuat Kolaborasi Negara Kepulauan dan Pulau
Presiden Jokowi menyebut KTT AIS Forum 2023 merupakan momentum memperkuat kolaborasi negara kepulauan dan pulau. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Archipelagic and Island States (AIS) Forum 2023 merupakan momentum memperkuat kolaborasi antarnegara tersebut. Menurutnya, lautan bukanlah pemisah, melainkan pemersatu dan perekat hubungan antarnegara kepulauan dan pulau.  

“Indonesia merasa terhormat menjadi tuan rumah momentum bersejarah KTT pertama AIS Forum. Sebuah forum untuk penguatan kolaborasi antarnegara kepulauan dan negara pulau yang dihubungkan oleh laut,” ujar Presiden dalam sambutannya saat membuka Sesi Pleno KTT AIS Forum 2023 di Bali, Rabu (11/10/2023).

Sebagai sesama negara kepulauan dan pulau, Jokowi memandang setiap negara menghadapi sejumlah tantangan yang saling berkaitan satu sama lain. Oleh karena itu, Kepala Negara menekankan pentingnya kolaborasi guna menghasilkan langkah-langkah strategis dalam menyelesaikan permasalahan tersebut. 

“Oleh karena itu, kolaborasi dan solidaritas negara kepulauan dan negara pulau sangat penting untuk menghasilkan langkah-langkah strategis, konkret, dan taktis dalam penyelesaian masalah bersama,” kata Jokowi. 

Dia mengatakan KTT AIS Forum ini menjadi kesempatan bagi negara kepulauan dan negara pulau untuk menentukan arah kolaborasi ke depan. Presiden pun mengungkapkan tiga hal penting yang perlu didorong guna memperkuat kolaborasi tersebut. 

“Yang pertama solidaritas, kesetaraan, dan inklusivitas adalah prinsip yang menjadi pegangan bersama. Yang kedua prioritas pada kerja sama konkret yang disesuaikan dengan kebutuhan penerima. Yang ketiga kerangka kerja sama yang tangguh dan dinamis untuk menghadapi tantangan-tantangan ke depan,” katanya.

Dirinya juga menyampaikan komitmen Indonesia untuk terus konsisten dalam menyuarakan kepentingan baik negara kepulauan maupun negara berkembang dalam sejumlah forum internasional. Di samping itu, Indonesia juga berkomitmen menyiapkan dana hibah untuk kepentingan negara kepulauan dan negara berkembang. 

“Marilah kita tetap memilih untuk terus menjalin kesatuan dan terus menjalin kolaborasi walaupun di tengah kondisi dunia yang terbelah. Let us walk and work together,” tuturnya. 

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut