Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Momen Jumat Agung di Gereja Katedral Jakarta, Bertepatan dengan Salat Jumat di Masjid Istiqlal
Advertisement . Scroll to see content

Jemaat Katolik Khidmat Ikuti Ibadah Jumat Agung Sesi Terakhir di Katedral Jakarta

Jumat, 03 April 2026 - 19:28:00 WIB
Jemaat Katolik Khidmat Ikuti Ibadah Jumat Agung Sesi Terakhir di Katedral Jakarta
Jemaat Katolik khidmat mengikuti ibadah Jumat Agung sesi terakhir di Gereja Katedral Jakarta, Jumat (3/4/2026) malam. (Foto: Danandaya Arya Putra)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Jemaat Katolik memadati area Gereja Katedral Jakarta, Jumat (3/4/2026) malam. Mereka melangsungkan ibadah Jumat Agung sesi akhir dengan penuh kekhidmatan.

Pantauan iNews.id, sesi terkahir ibadah digelar mulai pukul 18.00 WIB. Para jemaat sudah memadati area gereja sebelum sesi terkakhir dimulai. 

Ketika ibadah berlangsung, jemaat mengisi tempat di dalam dan luar gereja. Suasana khidmat pun terlihat ketika seluruh umat mengikuti doa dan liturgi dengan penuh penghayatan.

Diketahui, Gereja Katedral Jakarta menyiapkan sekitar 5.000 kursi bagi jemaat. 

Ibadah Jumat Agung akan dilaksanakan secara hybrid setelah Jalan Salib sebanyak tiga kali, yakni pukul 12.00 WIB, pukul 15.00 WIB, dan pukul 18.00 WIB.

Ibadah pukul 12.00 WIB dipersembahkan oleh Romo Yusuf Edi Mulyono, pukul 15.00 WIB oleh Romo Makarius Marsono, dan pukul 18.00 WIB dipersembahkan oleh Romo Yohanes Deodatus.

Pastor Kepala Gereja Katedral, Romo Marcarius Maharsono Probho menjelaskan pada peringatan Jumat Agung ini banyak umat mengenakan pakaian hitam dan merah. Menurutnya, hitam sebagai simbol turut berkabung atas wafatnya Yesus Kristus. 

"Yang pertama banyak yang pakai baju hitam sebagai simbol ikut serta berkabung gitu ya," ucap Marcarius. 

Namun, ada juga yang mengenakan pakaian berwarna merah sebagai simbol keberanian dalam memaknai kematian Kristus. Sebab, warna merah melambangkan semangat dan keberanian.

"Juga ada gerakan baru yang untuk menyadari ini adalah peristiwa kematiran atau kematian yang luhur maka mulai disimbolkan dengan pemakaian baju merah yang memuat sebuah keberanian," tutur dia.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut