Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Miris, Muslimah Palestina Kehilangan Ratusan Anggota Keluarga di Gaza kini Ditangkap Imigrasi AS
Advertisement . Scroll to see content

Jelang Kedatangan Paus Fransiskus, Ribuan WNI Diprediksi Menyeberang ke Timor Leste

Senin, 15 Juli 2024 - 01:00:00 WIB
Jelang Kedatangan Paus Fransiskus, Ribuan WNI Diprediksi Menyeberang ke Timor Leste
Kedatangan Paus Fransiskus ini menggugah animo ribuan masyarakat Katolik di perbatasan Indonesia - Timor Leste. (Foto: Istimewa/Vatican Media)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus dijadwalkan berkunjung ke Indonesia pada 3 September 2024. Dari Indonesia, Paus Fransiskus akan melanjutkan perjalanannya ke Timor Leste pada 9 - 11 September 2024.

Kedatangan Paus Fransiskus ini menggugah animo ribuan masyarakat Katolik di perbatasan Indonesia - Timor Leste untuk melintasi negara demi menjumpai pimpinan tertinggi umat Katolik dunia.

Uskup Keuskupan Atambua Mgr Dominikus Saku mengatakan telah melakukan sosialisasi pendaftaran umat Keuskupan Atambua untuk menyambut kedatangan Paus Fransiskus di Jakarta, tapi hingga saat ini belum ada yang mendaftar.

"Kami menduga kebanyakan umat akan lebih memilih pergi ke Timor Leste. Kami berkomunikasi dengan para uskup di Timor Leste sebagai keuskupan tetangga. Dari hasil komunikasi tersebut, kita diperkenankan untuk mengikutsertakan jumlah umat 10.000 untuk ziarah iman saat kunjungan Paus ke Timor Leste,” kata Uskup Dominikus dikutip dari laman resmi Kemenag, Minggu (14/7/2024).

Hal ini menjadi perhatian Ditjen Bimas Katolik, Kementerian Agama. Dirjen Bimas Katolik Suparman menegaskan, animo umat yang akan bergerak atau yang akan melakukan ziarah ke Timor Leste saat kunjungan Paus Fransiskus harus dilayani dengan baik.

"Kami telah memerintahkan tim terjun ke perbatasan dan melakukan koordinasi, mendatangi pimpinan Gereja Katolik Keuskupan Atambua, para kepala daerah dari Kabupaten Belu, Kabupaten Malaka, dan Kabupaten TTU, serta pihak terkait seperti Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, PLBN Motamasin, imigrasi, bea cukai, petugas karantina, kepolisian, dan TNI," ujarnya.

Suparman menginginkan umat Katolik WNI di perbatasan yang akan melintas menuju Timor Leste untuk menghadiri misa agung yang akan berlangsung di Lapangan Tasi Toli pada 10 September 2024, terjamin keamanannya, tertib administrasi, dan terlayani dengan baik.

"Dengan adanya koordinasi yang baik, kami berharap umat Katolik WNI dapat menjalani ziarah iman ini dengan aman dan lancar," kata Suparman.

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut