Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Puluhan Ribu Tiket Kereta Lebaran di Daop 2 Bandung Ludes, Puncak Arus Mudik 19 Maret
Advertisement . Scroll to see content

Jasa Marga Prediksi 3,6 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek saat Mudik Lebaran

Senin, 09 Februari 2026 - 22:50:00 WIB
Jasa Marga Prediksi 3,6 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek saat Mudik Lebaran
Gerbang Tol Cikampek Utama. (Foto: Jasa Marga)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memproyeksikan 3,6 juta kendaraan meninggalkan Jabodetabek pada periode mudik Lebaran 2026. Prediksi itu diperkirakan seiring panjangnya masa libur Lebaran tahun ini.

Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan Achmad Purwantoro mengatakan proyeksi tersebut didasarkan pada data historis lalu lintas.

"Tahun 2026 di Lebaran ini, dari data yang kami miliki, kami akan memperkirakan sesuai dengan waktunya liburan akan mencapai 3,6 juta kendaraan," kata Direktur Utama (Dirut) Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantoro, Senin (9/2/2026).

Dari total kendaraan yang keluar Jabodetabek tersebut, sekitar 50 persen diproyeksikan bergerak ke arah timur seperti Bandung atau Trans Jawa, 28 persen ke arah barat atau Merak, serta 20,7 persen menuju arah selatan melalui Ciawi.

Rivan menjelaskan, arus ke arah timur menjadi perhatian utama karena sebagian besar kendaraan akan menuju ruas Tol Trans Jawa. 

Dari 50,4 persen kendaraan yang ke arah timur, sekitar 57 persen diperkirakan menuju Trans Jawa, sementara 42 persen lainnya menuju Bandung.

Proyeksi tersebut, lanjut Rivan, disusun berdasarkan pengalaman pengelolaan lalu lintas pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) sebelumnya. Menurut dia, tingkat akurasi penghitungan lalu lintas Jasa Marga pada Nataru 2025 mencapai hampir 100 persen atau sekitar 90,9 persen.

Selain arus mudik, Jasa Marga juga memproyeksikan arus balik Lebaran 2026 akan mencapai sekitar 3,5 juta kendaraan. Pola pergerakan diperkirakan relatif sama, dengan 50 persen kendaraan kembali dari arah timur, 28 persen dari arah barat, dan sisanya dari arah selatan.

Namun, porsi kendaraan dari Trans Jawa diperkirakan sedikit berkurang karena kemungkinan penundaan waktu kepulangan.

"Ini adalah satu kegiatan yang terus disiapkan oleh kami dan seluruh Direksi, yang secara lengkap mendukung terhadap persiapan Lebaran, juga sekaligus siap memberikan pelayanan terbaik untuk seluruh pengguna jalan tol Jasa Marga," kata dia.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut