Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Update Banjir di Grobogan, 42 Desa Terendam 9.000 KK Terdampak
Advertisement . Scroll to see content

Jalan Grobogan-Semarang Ambles Diterjang Luapan Sungai Tuntang, Akses Lumpuh

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:41:00 WIB
Jalan Grobogan-Semarang Ambles Diterjang Luapan Sungai Tuntang, Akses Lumpuh
Lokasi jalan penghubung Grobogan-Semarang yang putus di Desa Tinandin akibat terjangan Sungai Tuntang. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

GROBOGAN, iNews.id - Jalan penghubung Grobogan menuju Semarang ambles dan terbelah menjadi dua setelah diterjang derasnya aliran Sungai Tuntang, Selasa (17/2/2026). Peristiwa jalan ambles ini terjadi di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah yang menyebabkan arus lalu lintas dari kedua arah lumpuh total.

Amblesnya jalan beton sepanjang 20 meter ini diduga akibat tanah penopang di bawahnya tergerus arus deras, sehingga struktur cor tidak mampu menahan beban kendaraan.

Petugas gabungan dari BPBD Grobogan bersama BPBD Blora dikerahkan untuk membersihkan lumpur setebal 10 hingga 20 sentimeter yang menutup ruas jalan.

Kasi Kedaruratan BPBD Grobogan Khaerudin, mengatakan pengerahan personel gabungan dilakukan guna mempercepat proses pembersihan sehingga penanganan tanggul dan perbaikan jalan dapat segera dilakukan.

“Kami kerahkan petugas BPBD gabungan dari Blora dan relawan untuk membersihkan lumpur yang menutup jalan, sehingga proses perbaikan tanggul dan jalan yang ambles ini bisa segera dilakukan,” ujarnya dikutip dari iNews Boyolali, Selasa (17/2/2026).

Dampak kejadian ini, akses jalan dari Grobogan menuju Gubug ditutup total. Seluruh kendaraan dialihkan melalui jalur Pantura Demak. Untuk kendaraan kecil dan motor, pengendara diarahkan melewati sejumlah jalan alternatif desa yang telah dipasangi rambu oleh pihak kepolisian.

Saat ini tercatat dua titik tanggul Sungai Tuntang jebol dan masih terbuka. Warga setempat mengaku khawatir jika tanggul tidak segera diperbaiki, sebab ribuan kepala keluarga yang tinggal di wilayah bawah tanggul terancam terus terdampak banjir apabila kondisi tersebut berlarut-larut.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut