Jadi Prioritas, 56 Persen Wilayah Banjir di Kota Semarang Teratasi
SEMARANG, iNews.id - Persoalan banjir di Kota Semarang terus berkurang, terlihat dari data 2023 menunjukkan luasan wilayah yang terkena banjir dan rob tinggal 3,43 persen. Hasil tersebut membuktikan upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Semarang untuk mengatasi persoalan banjir cukup efektif.
Berbagai upaya terus dilakukan Pemkot Semarang untuk mengentaskan Ibu Kota Jawa Tengah dari persoalan banjir rob. Bahkan tahun ini dua persoalan tersebut masih menjadi prioritas.
Ada tiga kecamatan yang menjadi perhatian penanganan, yakni Kecamatan Genuk, Pedurungan, dan Semarang Utara. Salah satu upaya Pemkot untuk mengentaskan tiga wilayah tersebut dari banjir adalah dengan membangun sheet pile di Tambaklorok yang pembangunannya sedang berprogres.
"Fokus kami di pesisir. Masih ada tiga persen kawasan banjir. Kecamatan Genuk, Pedurungan, dan Semarang Utara menjadi daerah yang paling terdampak," ucap Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.
Wali Kota yang akrab disapa Mbak Ita tersebut membeberkan, data 2023 luasan wilayah yang terkena banjir dan rob mengalami penurunan menjadi 3,43 persen dari 3,48 persen pada 2022. Sementara luasan rob menyisakan 406,27 hektare atau 1,09 persen.