Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : UNICEF Puji Upaya Indonesia Bangun Generasi Masa Depan Lewat Program MBG
Advertisement . Scroll to see content

Ini 9 Wilayah di Papua yang Rawan Gangguan KKB 

Rabu, 11 Januari 2023 - 16:25:00 WIB
Ini 9 Wilayah di Papua yang Rawan Gangguan KKB 
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri. (ANTARA/Evarukdijati)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri mengungkapkan bahwa ada sembilan wilayah di Papua yang diberikan atensi lantaran rawan gangguan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Adapun 9 wilayah tersebut di antaranya Nduga, Puncak Jaya, Dogiai, Paniai, Intan Jaya, dan Kota Jayapura.

"Mulai dari Pegunungan Bintang, Yahukimo, Nduga, Puncak Jaya, Dogiai, Paniai, Intan Jaya, dan Kota Jayapura. Ini masih menjadi atensi khusus dari Polda Papua untuk penanganan bisa lebih baik lagi," kata Mathius dalam jumpa pers virtual, Rabu (11/1/2023).

Mathius menyebut, di penghujung tahun 2022 dan awal tahun 2023, KKB memang masih kerap melancarkan aksi teror yang meresahkan masyarakat.  

"Polda Papua telah mengambil langkah-langkah bagaimana penanganan secara serius. Tentunya kita akan mengambil langkah hukum yang tegas dan terukur," ujar Mathius. 

Di Pegunungan Bintang, kata Mathius, pihaknya telah melakukan penguatan dengan menguatkan peran dari Satgas Damai Cartenz. 

"Saya memerintahkan sebagaimana arahan pimpinan untuk melakukan langkah tegas terukur. Dan ini tim telah sampai di sana," ujar Mathius. 

Menurut Mathius, pihaknya masih akan melakukan evaluasi dan mempersiapkan melakukan pengejaran terhadap pelaku KKB. Dia mengimbau kepada masyarakat untuk membentengi diri dan jangan terpengaruh dengan kelompok tersebut. 

"Mereka yang selalu ingin daerahnya kacau baik yang menggunakan senjata atau tidak, kita dorong mereka dari Papua kita. Sehingga pembangunan di wilayah kita yang perlu didorong cepat untuk dapat mewujudkan kesejahteraan bisa segera terwujud," katanya.

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut