Indonesia Kejar Medali Emas di Kejuaraan Dunia Karate dan Astronomi
JAKARTA, iNews.id - Indonesia kembali mengirimkan tim karate SD dan SMA ke Belgia serta siswa SMA ke kejuaraan astronomi dunia. Pada kompetisi internasional itu, Indonesia menargetkan medali emas dan meraih gelar juara.
Enam pelajar SMA akan berlaga di 2nd Open International de La Province De Liege 2017 di Belgia 8-15 November. Mereka, M Zidane Bagaskara siswa SMA 70 Jakarta, Nadya Baharuddin (SMA 5 Makassar), Gaby Dara Ayu (SMAN 04 Sidoarjo), Muhammad Naufal (SMA 67 Jakarta), Annisa Nabila Rezki (SMA 1 PKL Kerinci) dan Reza Mahendra (SMA 18 Medan).
Kemudian enam pelajar SD yang juga akan bertanding di Belgia adalah Gebrina Najwa Andini (SDN 27 Banda Aceh), Hazel Ramadhan (SD Bosowa Bina Insani Bogor), Syafira Ramadhani (SDN 004 Batu Aji Batam), Luvena Milano Setiyaka (SD Lazuardi Kamila Surakarta), Buffon Julianto Sinaga (SDS Marsudirini Riau) dan Denis Darmawan (MIS Maarif Mangunsari Salatiga).
Di bidang sains, Indonesia mengirim lima pelajar SMA ke ajang 11th International Olympiad on Astronomy and Astrophysics (IOAA) di Thailand pada 12-21 November 2017. Mereka yakni, Ahmad Sirojul Millah dari MAN Insan Cendekia Serpong, Mochamad Azmy Adkiansyah (SMA 3 Malang), Muhammad Dino Wibisono (SMA 5 Bekasi), Muhammad Ikhsan Kusrachmansyah (SMA Kesatuan Bangsa DIY) dan Yunianti Khotimah ) SMA Semesta BBS Semarang).
Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hamid Muhammad mengatakan, anak-anak yang akan berangkat ke kedua pertandingan kelas dunia ini adalah potensi bangsa yang akan menjadi generasi masa depan. Hamid berpesan, karena tidak lagi mewakili sekolah di ajang nasional maka tim harus berjuang sekuat tenaga untuk meraih medali terbaik.
‘’Medali yang kalian pilih bukan perunggu atau perak, namun emas. Sebab perjuangan itu memang harus yang tertinggi bukan milik yang di bawahnya,’’ katanya saat melepas kepergian tim di kantor Kemendikbud, Jakarta, Selasa (7/11/2017).
Salah satu karateka cilik yang akan bertanding ke Belgia, Syafira Ramadhani, mengaku sangat senang bisa mewakili Indonesia. ”Ini kejuaraan dunia pertama yang saya ikuti. Sedikit gugup sih tapi saya bertekad meraih emas agar bangsa Indonesia bisa berjaya di laga dunia,” kata atlet berusia 10 tahun ini.
Editor: Zen Teguh