JAKARTA, iNews.id - Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna menyebut kinerja fundamental perusahaan di pasar modal Indonesia masih menunjukkan tren positif di tengah tekanan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Hal itu disampaikan Nyoman saat konferensi pers bersama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, jajaran Danantara Indonesia, dan OJK saat melakukan inspeksi mendadak ke gedung BEI, Jakarta Pusat, Selasa (19/5/2026).
Spanyol Panggil Dubes Israel Terkait Pencegatan Armada Gaza
Nyoman mengungkapkan saat ini terdapat 957 perusahaan tercatat di BEI dan mayoritas telah menyampaikan laporan keuangan. Menurut dia, kinerja emiten juga mengalami peningkatan.
“Jumlah perusahaan tercatat yang ada di kita di Bursa Efek Indonesia adalah 957. Hampir 85% sudah menyampaikan laporan keuangan,” kata Nyoman.
Dasco usai Sidak BEI imbas IHSG Anjlok: Kita Yakin Bursa ke Depan Makin Kuat
“Dan informasi yang dapat saya sampaikan adalah secara fundamental net income dan kemudian dari sisi net profit itu meningkat 21,5%,” sambung dia.
Selain itu, dari sisi investor juga tercatat mengalami pertumbuhan signifikan. Nyoman menyebut saat ini jumlah investor pasar modal telah mencapai 27 juta investor.
Dasco hingga Rosan Sidak Gedung BEI imbas IHSG Anjlok
Tak hanya itu, BEI juga mencatat terdapat 15 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham baru dan sebagian besar merupakan perusahaan kategori papan utama.
“Tadi juga sudah disampaikan dari sisi demand side juga menunjukkan peningkatan. Saat ini sudah ada 27 juta investor,” katanya.
IHSG Dibuka Melemah ke 6.568, Mayoritas Sektor Parkir di Zona Merah
Nyoman menilai kondisi tersebut menunjukkan kualitas dan fundamental perusahaan tercatat di pasar modal Indonesia masih relatif kuat.
“Terus kemudian dari sisi kualitas atau performance perusahaan tercatat kita yang ditunjukkan oleh financial performance relatif meningkat,” tandasnya.
Lebih lanjut ia juga menilai kehadiran Sufmi Dasco Ahmad hingga CEO Danantara Rosan Roeslani dan COO Danantara Dony Oskaria menjadi bentuk dukungan terhadap pasar modal Indonesia.
“Kemudian ada dari Danantara, bos besarnya langsung hadir, Pak Rosan, Pak Dony hadir di sini untuk menunjukkan kepada kita support dari Danantara tentunya kepada pasar modal kita,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Pusat, Selasa (18/3/2025) siang.
Sidak dilakukan di tengah tekanan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir. Dasco tampak hadir bersama CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani, COO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria, serta Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari Dewi.
Editor: Puti Aini Yasmin