Hotman Paris ke Otto Hasibuan : Apakah Salah Advokat Punya Puluhan Restoran dan Klub?
JAKARTA, iNews.id - Pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea mengaku telah mengundurkan diri dari organisasi Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi). Sayangnya, Hotman masih enggan membeberkan secara gamblang alasannya keluar dari Peradi pimpinan Otto Hasibuan.
Sejalan dengan pengunduran diri tersebut, Hotman sempat mengajukan tantangan kepada Otto Hasibuan. Dia menantang Otto Hasibuan untuk diskusi secara terbuka di stasiun televisi soal pamer harta kekayaan.
"Imbauan kepada stasiun televisi di seluruh Indonesia, apakah kalian berkenan mengundang Doktor Otto Hasibuan, Ketua Umum Peradi, dan Doktor Hotman Paris untuk berkenan berdiskusi secara positif dan kekeluargaan," ungkap Hotman melalui akun resmi Instagram miliknya @hotmanparisofficial, Jumat (15/4/2022).
"Tentang apakah salah seseorang yang kebetulan seorang advokat, tapi juga memiliki puluhan klub, puluhan restoran yang menyediakan tempat berdansa, apakah salah orang tersebut berdansa, walaupun orang tersebut kebetulan advokat," imbuhnya.
Kisah Gadis Penjual Madu Jadi Asisten Pribadi Ke-3 Hotman Paris, Bodynya Bohay Banget!
Hotman mengajak Otto diskusi soal salah atau tidaknya seorang advokat yang kebetulan juga pengusaha klub dan mempunyai mobil mewah Lamborghini kemudian tersohor di media massa. Hotman berharap ada televisi yang mau mempertemukannya dengan Otto untuk diskusi terbuka.
Hotman Paris Bangga Anaknya Jadi Pengacara Rudy Salim, Netizen: Keren Kali Bang
"Apakah salah advokat yang kebetulan advokat mengendarai Lamborghini dan dimuat di media massa. Terima kasih kalau ada stasiun televisi yang berkenan mengundang Doktor Hotman Paris dan sahabatku Doktor Otto Hasibuan," pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua Umum Peradi, Otto Hasibuan sempat menyoroti kebiasaan Hotman Paris Hutapea yang kerap pamer kekayaan di media sosial. Menurut Otto, kebiasaan itu melanggar kode etik advokat dan dikhawatirkan dapat mengubah pandangan serta tujuan seorang calon advokat dalam menjalankan profesinya.
Editor: Faieq Hidayat