Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ranking Menu Takjil Sehat ala Menkes, Ini Nomor 1
Advertisement . Scroll to see content

Heboh Menkes Budi Jadi Calon Kuat Dirjen WHO Berikutnya, Ini Faktanya!

Rabu, 25 Februari 2026 - 15:31:00 WIB
Heboh Menkes Budi Jadi Calon Kuat Dirjen WHO Berikutnya, Ini Faktanya!
Menkes Budi Gunadi Sadikin (Foto: dok. Kemenkes)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Viral di media sosial informasi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin salah satu calon terkuat untuk menjadi Direktur Jenderal (Dirjen) Badan Kesehatan Dunia (WHO). Cek faktanya di artikel ini. 

Berdasarkan penelusuran iNews.id, informasi ini pertama kali viral di X usai akun @TxtdariHI membagikan cuitannya. Hingga berita dibuat, sudah lebih dari 87 ribu netizen memberi perhatian pada kabar tersebut. 

"Menkes Budi Gunadi Sadikin salah satu calon kuat buat jadi Sekjen (seharusnya Dirjen) World Health Organization (WHO)," cuit akun tersebut, dikutip Rabu (25/2/2026).

Akun tersebut mengeluarkan pernyataan itu bukan tanpa bukti. Pada bagian komentar, tertera laman sumber informasi yaitu Health Policy Watch Independent Global Health Reporting. Ya, laman itu yang menyebut bahwa Menkes Budi salah satu calon terkuat menjadi Dirjen WHO. 

Bahkan, nama Menkes Budi disebut pertama kali. Kemudian disusul Jeremy Farrar seorang ilmuwan ternama dari Inggris Raya, dan Hanan Balkhy yang menjabat sebagai Direktur Regional WHO untuk Mediteranian Timur. 

Nama lainnya adalah Karl Lauterbach (Mantan Menkes Jerman), Paul Zubeil (Pakar Kesehatan Global Jerman), Jarbas Barbosa (Direktur Regional WHO untuk Amerika), Agnes Buzyn (Mantan Menkes Prancis), Anne-Claire Amprou (Duta Besar Prancis untuk Kesehatan Global), Marisol Touraine (Ketua Dewan Eksekutif Unitaid), Hans Kluge (Direktur Regional WHO untuk Eropa), Cathrine Lofthus (Direktur Jenderal Kesehatan Norwegia), dan Sania Nishtar (Ahli Kardiologi ternama dunia).

Alasan Menkes Budi Jadi Calon Kuat Dirjen WHO Berikutnya  

Dijelaskan di laman tersebut, Menkes Budi dinilai sebagai sosok yang memenuhi persyaratan baru untuk tata kelola fiskal. Sebagai mantan bankir, dia diyakini dapat membawa ketelitian keuangan yang sangat dibutuhkan WHO.

Sebab, siapa pun yang masuk dalam daftar final calon Dirjen WHO, mereka harus mampu menghadapi konvergensi krisis eksistensial yang dihadapi WHO saat ini.   

Meski tidak memiliki background medis atau dunia kesehatan, jabatannya sebagai Menkes Indonesia diklaim cukup memuaskan. Dia dianggap mampu membawa reformasi sistem kesehatan berskala besar setelah pandemi Covid-19. 

"Dia dianggap berhasil memodernisasi infrastruktur kesehatan digital Indonesia," ungkap laman tersebut. Gebrakannya di bidang pendidikan kedokteran yang memicu kritik pun menjadi sorotan dalam laman itu. Termasuk dengan Ikatan Dokter Indonesia. 

Lalu, Menkes Budi juga dianggap menjadi kandidat kuat yang berpotensi cocok untuk menjembatani kesenjangan antara negara-negara Selatan dan Eropa dalam mendorong reformasi fiskal dan transparansi, sekaligus menjaga harapan agar Amerika Serikat kembali ke WHO. 

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut