Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Proyek Tulis Ulang Sejarah Dikritik, Hasan Nasbi Bela Fadli Zon
Advertisement . Scroll to see content

Hasan Nasbi Bongkar Borok Politikus di Medsos: Beli Followers dan Like

Senin, 30 Juni 2025 - 17:40:00 WIB
Hasan Nasbi Bongkar Borok Politikus di Medsos: Beli Followers dan Like
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi (foto: Danandaya Arya Putra)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi membeberkan fenomena politikus yang berusaha memalsukan citra mereka di media sosial. Bahkan, para politikus banyak yang mengutamakan pencitraan digital instan dibanding membangun komunikasi autentik dengan masyarakat.

“Orang politik kalau bikin akun media sosial itu nggak mungkin mau dari nol, dia sudah mau followersnya langsung banyak, subscribers-nya langsung banyak, beli. Dia mau komennya banyak yang positif, beli komen,” kata Hasan dalam dialog di Universitas Al Azhar, Jakarta, Senin (30/6/2025).

Hasan bahkan menyoroti adanya industri jasa yang secara terang-terangan menyediakan layanan pembelian like dan komentar palsu untuk media sosial. Tujuannya untuk membangun citra seolah-olah populer, padahal semua hanya ilusi digital.

“Sekarang ada industri namanya industri like dan comment. Ada usaha perusahaan jasanya adalah like dan comment,” ujarnya.

“Padahal kan yang like dan comment bukan orang. Like dan comment itu mesin, keyboard. Kita menipu diri kita sendiri tapi kita senang,” tambahnya.

Menurut Hasan, fenomena ini juga memperlihatkan rendahnya kesadaran publik terhadap perbedaan antara kenyataan dan dunia digital yang bersifat tontonan.

“Nah jadi kita dengan dunia tontonan ini seringkali sudah kehilangan makna, kita sudah kehilangan fungsi,” kata dia.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut