Harga BBM Naik, Pemilik Fortuner dan Pajero Sport Nangis Isi Full Nyaris Rp2 Juta
JAKARTA, iNews.id - Harga BBM nonsubsidi resmi naik dan langsung membuat pemilik SUV diesel harus berpikir ulang saat mengisi tangki penuh. Kenaikan ini terasa paling berat bagi pengguna mobil seperti Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport.
Penyesuaian harga dilakukan pemerintah sejak 18 April 2024. Kenaikan signifikan terjadi pada BBM diesel berkualitas tinggi, yakni Dexlite dan Pertamina Dex.
Di wilayah DKI Jakarta, harga Dexlite kini mencapai Rp23.600 per liter. Sementara Pertamina Dex menembus Rp23.900 per liter.
Lonjakan harga ini berdampak besar terhadap biaya operasional kendaraan diesel modern. Mobil dengan standar emisi Euro 4 membutuhkan bahan bakar berkualitas tinggi agar performa tetap optimal.
Cara Mengatasi Cat Mobil Berjamur Tanpa Perlu ke Bengkel, Ini Bahan Bisa Digunakan di Rumah
Toyota Fortuner memiliki kapasitas tangki mencapai 80 liter. Jika diisi Dexlite, biaya yang dibutuhkan sekitar Rp1.888.000.
Sedangkan jika menggunakan Pertamina Dex, biaya full tank mencapai Rp1.912.000. Angka ini jauh melonjak dibanding sebelumnya yang hanya sekitar Rp1,16 juta.
Kamera AI Berhasil Deteksi 229 Mobil Mewah Tak Bayar Pajak Senilai Rp201 Miliar di Gerbang Tol
Artinya, ada kenaikan biaya sekitar Rp750.000 setiap kali mengisi penuh tangki. Kenaikan ini terasa berat bagi pengguna harian.
Sementara itu, Mitsubishi Pajero Sport memiliki kapasitas tangki lebih kecil, yakni 68 liter. Meski begitu, biaya yang harus dikeluarkan tetap tinggi.
Unik, Produsen Mobil China Patenkan Toilet di Kursi Kendaraan
Untuk Dexlite, biaya full tank mencapai Rp1.604.800. Sedangkan Pertamina Dex menyentuh Rp1.625.200.
Nominal di atas Rp1,5 juta per sekali isi jelas menjadi beban tambahan. Apalagi bagi pengguna yang mobilitasnya tinggi.
20 Mobil Terlaris di Indonesia Maret 2026, EV Mulai Gerus Dominasi Kendaraan Konvensional
Dalam penggunaan normal, bahan bakar Fortuner bisa habis dalam 10 hingga 20 hari. Hal ini tergantung tipe mesin dan kondisi jalan. Jalan macet membuat bahan bakar lebih cepat terkuras.
Gaya berkendara juga jadi faktor penting. Akselerasi agresif dapat meningkatkan konsumsi bahan bakar secara signifikan.
Editor: Dani M Dahwilani