Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 20 Pendaki Tersesat dan Terluka saat Gunung Dukono Meletus, Salah Satu WNA Singapura
Advertisement . Scroll to see content

Gunung Dukono Meletus, BNPB Temukan Dugaan Kelalaian terkait Aktivitas Pendakian

Jumat, 08 Mei 2026 - 15:13:00 WIB
Gunung Dukono Meletus, BNPB Temukan Dugaan Kelalaian terkait Aktivitas Pendakian
Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, meletus, Jumat (8/5/2026). (Foto: BNPB)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara meletus hingga asap hitam membubung tinggi dengan ketinggian kolom abu mencapai 10 km, Jumat (8/5/2026) pagi. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menemukan dugaan kelalaian saat jalur pendakian sudah ditutup.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan, Kementerian Pariwisata telah mengeluarkan surat penutupan kawasan pendakian Gunung Dukono untuk mengantisipasi risiko terhadap keselamatan wisatawan dan masyarakat di sekitar kawasan gunung.

“Dari hasil diskusi sementara antarinstansi, terdapat dugaan adanya kelalaian dari pegiat wisata atau pihak yang tetap melakukan aktivitas pendakian meskipun telah terdapat pemberitahuan penutupan kawasan wisata pendakian Gunung Dukono,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya, Jumat (8/5/2026).

Dia menyebutkan, pemerintah terus mendalami informasi untuk memastikan kronologi kejadian secara menyeluruh.

Menurutnya, pemantauan aktivitas Gunung Dukono juga akan terus dilakukan secara berkala. Evaluasi tingkat aktivitas dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan kondisi vulkanik di lapangan.

“BNPB mengimbau masyarakat, wisatawan dan pendaki untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan serta mematuhi arahan resmi dari pemerintah daerah dan petugas PVMBG,” ujar dia.

“Masyarakat di sekitar gunung juga diminta tidak beraktivitas dalam radius berbahaya yang telah direkomendasikan otoritas terkait serta menggunakan masker apabila terjadi hujan abu vulkanik,” imbuhnya.

Diketahui, dua pendaki tewas dan lima lainnya luka-luka akibat erupsi tersebut. 

Dikutip dari laman resmi PVMBG, Gunung Dukono erupsi pukul 07.41 WIT Jumat (8/5/2026). Tinggi kolom letusan teramati ± 10000 m.

“Terjadi erupsi G. Dukono pada hari Jumat, 08 Mei 2026, pukul 07:41 WIT. Tinggi kolom letusan teramati ± 10000 m di atas puncak (± 11087 m di atas permukaan laut)," tulis PVMBG.

Kolom abu teramati kelabu hingga hitam. Saat laporan dibuat, Gunung Dukono dilaporkan masih meletus.

"Kolom abu teramati berwarna putih, kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah utara. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung," ujarnya.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut