Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat Tajam, Warga Diminta Jauhi Radius 3 Km
Advertisement . Scroll to see content

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Keluarkan Asap Hitam Tebal

Selasa, 07 Juli 2026 - 19:22:00 WIB
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Keluarkan Asap Hitam Tebal
Aktivitas Gunung Anak Krakatau menunjukkan peningkatan ditandai dengan kemunculan asap kawah berwarna hitam tebal pada periode pengamatan Selasa (7/7/2026). (Foto: Dok. PVMBG)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda menunjukkan peningkatan yang ditandai dengan kemunculan asap kawah berwarna hitam tebal pada periode pengamatan Selasa (7/7/2026) pukul 12.00–18.00 WIB. Namun, status Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III (Siaga).

Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), asap kawah teramati berwarna putih, kelabu, hingga hitam dengan intensitas tipis, sedang, sampai tebal. Tinggi kolom asap berkisar antara 10 hingga 200 meter di atas puncak kawah.

"Gunung jelas hingga kabut 0-I. Asap kawah teramati berwarna putih, kelabu, dan hitam dengan intensitas tipis, sedang, hingga tebal dan tinggi 10-200 m di atas puncak kawah," tulis PVMBG dalam laporannya.

Selama periode pengamatan, cuaca di sekitar gunung terpantau cerah hingga berawan. Angin bertiup lemah ke arah barat laut dengan suhu udara berkisar 29,2–30,8 derajat Celsius dan kelembapan 70–72 persen.

Dari sisi kegempaan, petugas mencatat sebanyak 9 kali gempa hembusan dengan amplitudo 4,7–11 milimeter dan durasi 20–47 detik. Selain itu, terekam 12 kali gempa tremor harmonik dengan amplitudo 2,9–22,2 milimeter dan durasi 35–1.477 detik. 

Aktivitas juga disertai satu kali gempa hybrid atau fase banyak dengan amplitudo 7,1 milimeter dan durasi 24 detik.

Sementara itu, tremor menerus (microtremor) masih terekam dengan amplitudo 1–6 milimeter, didominasi amplitudo 1 milimeter.

PVMBG mengingatkan masyarakat, wisatawan, maupun pendaki agar tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 3 kilometer (km) dari kawah aktif.

"Masyarakat, pengunjung, wisatawan, pendaki tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif," kata PVMBG.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut