Gubernur BI Ungkap 4 Paket Operasi Moneter untuk Jaga Nilai Tukar Rupiah
Oleh karena itu, BI menilai peningkatan imbal hasil (yield) dan insentif operasi moneter mendesak dilakukan guna mengembalikan daya pikat investasi di Indonesia agar ketahanan ekonomi eksternal tetap terjaga
"Di samping disebabkan oleh gejolak global yang terus berlanjut dan tingginya permintaan valuta asing dalam negeri, pelemahan juga didorong oleh aliran keluar investasi portfolio asing dari Indonesia. Sehubungan dengan itu, Bank Indonesia memandang perlu untuk menempuh langkah-langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dengan meningkatkan kembali imbal hasil dan sejumlah insentif lain dalam operasi moneter untuk mendorong masuknya aliran investasi asing," tuturnya.
Guna menyokong keandalan kenaikan BI-Rate ke level 5,50 persen, Bank Indonesia secara simultan merilis empat paket kebijakan operasi moneter sebagai insentif bagi masuknya aliran modal asing:
1. Kenaikan Struktur Suku Bunga SRBI: Menaikkan tingkat suku bunga Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) secara menyeluruh untuk tenor 6, 9, dan 12 bulan demi mendongkrak imbal hasil bagi investor portofolio internasional.
2. Insentif Diskon Hedging Swap: Memberikan fasilitas penurunan tingkat swap lindung nilai (hedging swap) bagi investor asing untuk meningkatkan daya tarik masuknya modal di pasar domestik.