Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tanggapi Rupiah Anjlok Rp18.000, Menkeu Purbaya: Fundamental Ekonomi dan Fiskal Baik
Advertisement . Scroll to see content

Gubernur BI Ungkap 4 Paket Operasi Moneter untuk Jaga Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 09 Juni 2026 - 14:29:00 WIB
Gubernur BI Ungkap 4 Paket Operasi Moneter untuk Jaga Nilai Tukar Rupiah
Gubernur BI Perry Warjiyo merilis empat paket kebijakan operasi moneter sebagai insentif bagi masuknya aliran modal asing. (Foto: Tim Grafis iNews)
Advertisement . Scroll to see content

Oleh karena itu, BI menilai peningkatan imbal hasil (yield) dan insentif operasi moneter mendesak dilakukan guna mengembalikan daya pikat investasi di Indonesia agar ketahanan ekonomi eksternal tetap terjaga

"Di samping disebabkan oleh gejolak global yang terus berlanjut dan tingginya permintaan valuta asing dalam negeri, pelemahan juga didorong oleh aliran keluar investasi portfolio asing dari Indonesia. Sehubungan dengan itu, Bank Indonesia memandang perlu untuk menempuh langkah-langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dengan meningkatkan kembali imbal hasil dan sejumlah insentif lain dalam operasi moneter untuk mendorong masuknya aliran investasi asing," tuturnya.

Guna menyokong keandalan kenaikan BI-Rate ke level 5,50 persen, Bank Indonesia secara simultan merilis empat paket kebijakan operasi moneter sebagai insentif bagi masuknya aliran modal asing:

1. Kenaikan Struktur Suku Bunga SRBI: Menaikkan tingkat suku bunga Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) secara menyeluruh untuk tenor 6, 9, dan 12 bulan demi mendongkrak imbal hasil bagi investor portofolio internasional.

2. Insentif Diskon Hedging Swap: Memberikan fasilitas penurunan tingkat swap lindung nilai (hedging swap) bagi investor asing untuk meningkatkan daya tarik masuknya modal di pasar domestik.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut