Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gubernur Jateng Minta Tim BBWS Fokus Atasi Banjir Pantura: Setop Diskusi!
Advertisement . Scroll to see content

Ganjar Pranowo Cerita di Depan Milenial Kesuksesannya Menekan Angka Korupsi di Jawa Tengah

Senin, 27 November 2023 - 17:05:00 WIB
Ganjar Pranowo Cerita di Depan Milenial Kesuksesannya Menekan Angka Korupsi di Jawa Tengah
Ganjar Pranowo cerita di depan milenial kesuksesannya menekan angka korupsi. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Calon Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, menunjukkan beberapa prestasinya selama menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah di hadapan generasi Milenial dan Gen-Z. 

Hal itu diungkapkannya ketika menjadi pembicara dalam acara Indonesia Millennial and Gen-Z Summit (IMGS) 2023 dengan tema "Indonesia's Electoral Epoch: Mengungkap Dinamika Pemilihan Pivotal 2024" di Senayan Park, Jakarta pada hari Jumat (24/11/2023).

Sejumlah insiden korupsi yang melibatkan pejabat telah menjadi sorotan dalam liputan berita di Indonesia. Terbaru, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Ketika ditanya mengenai tanggapan dan komitmennya terkait upaya memberantas korupsi, Ganjar Pranowo menyebut bahwa pertanyaan dari seorang awak media beberapa waktu lalu membuatnya teringat. 

Pertanyaan tersebut berkisar pada hal apa yang membuatnya bangga setelah menjabat sebagai gubernur selama 10 tahun. Menurut Ganjar, kebanggaannya terletak pada kinerja para Aparatur Sipil Negara (ASN) di bawah kepemimpinannya.

"Nilai integritas dari ASN yang saya pimpin naik tinggi sekali, korupsi bisa kita tekan," kata Ganjar, dalam acara Indonesia Millenial and Gen-Z Summit 2023 di Senayan Park, Jakarta Selatan, Jumat (24/11/2023).

Menurutnya, keadaan ini membawa dampak positif bagi layanan pemerintah kepada masyarakat, sehingga menjadi lebih mudah dan efisien. Ganjar menyatakan bahwa inilah yang menjadi sumber kebanggaannya hingga saat ini.

"Itu kebanggaan saya dan sampai hari ini saya terima kasih dengan kawan-kawan saya dalam menjaga integritas," ujar Ganjar.

"Ketika mereka mendapatkan gratifikasi, mereka dengan sangat enak 'maaf, terima kasih tidak perlu'. Beda dengan orang yang malah mencari," tambahnya.

Terakhir, Ganjar Pranowo menekankan bahwa hal yang dapat dijadikan kebanggaannya adalah upayanya dalam mendorong inovasi di setiap generasi.

Ganjar Pranowo menegaskan bahwa salah satu hal yang membanggakan baginya adalah dorongan terhadap inovasi di setiap generasi. Ia menjelaskan bahwa inovasi tersebut diimplementasikan melalui pembentukan bank inovasi, yang kemudian menjadi perbaikan dalam penyediaan layanan publik.

Aksi Nyata Ganjar di Jawa Tengah

Masa kepemimpinan Calon Presiden Ganjar Pranowo di Jawa Tengah (Jateng) sebagai Gubernur telah membuka jalan bagi gerakan antikorupsi yang luas dan nyata. Pemberantasan korupsi menjadi salah satu fokus utama mantan Gubernur Jateng selama dua periode masa jabatannya. 

Dengan mengadopsi semboyan 'Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi' dan 'Tuanku ya Rakyat, Gubernur cuma Mandat' sejak awal masa jabatannya pada tahun 2013, Ganjar menyoroti pentingnya integritas dan prinsip tidak mengecewakan rakyat.

“Karena sebenarnya protes masyarakat ya satu saja, kenapa layanannya buruk dan kenapa korupsinya merajalela,” ucap Ganjar setelah acara pembukaan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan Pelatihan Aparat Penegak Hukum (APH) dalam penanganan perkara korupsi di Hotel Aruss, Kota Semarang, Jateng pada Senin (7/8/2023).

Ganjar melibatkan semua ASN, pelajar, bahkan penduduk di daerah terpencil untuk aktif berpartisipasi dalam membentuk sistem antikorupsi di Jawa Tengah. Ia memulainya dengan mendorong ASN di pemerintahannya untuk menerapkan konsep pelayanan yang sederhana, terjangkau, dan efisien kepada masyarakat.

Ia menyadari bahwa birokrasi yang berantakan dapat membuka peluang bagi individu yang tidak bertanggung jawab untuk terlibat dalam praktik korupsi. Melalui usahanya, Jawa Tengah berhasil meraih predikat A dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dari Kementerian PANRB selama lima tahun berturut-turut, mulai dari tahun 2018.

Beberapa daerah telah mengimplementasikan berbagai pengalaman positif dalam upaya pencegahan korupsi. Sebagai contoh, di Jawa Tengah, sejak pendirian Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi (Korsupgah) pada tahun 2015, berbagai program antikorupsi telah bermunculan, termasuk kegiatan edukasi dan penyuluhan anti-korupsi.

“Saya mendorong, kalau kita ingin melakukan pencegahan, konteks pencegahan harus melibatkan semuanya. Kalau konteks OTT sudahlah, itu pasti akan diberitakan secara luas. Namun cerita baik, proses panjang mengubah sistem dan perilaku antikorupsi ini tidak pernah muncul,” ujar Ganjar.

Dalam sektor pendidikan, Ganjar menerapkan program antikorupsi dengan tujuan menciptakan generasi yang bebas dari praktik korupsi, khususnya di tingkat SMA dan SMK. Selain itu, Ganjar juga mengembangkan sistem pencegahan korupsi di desa-desa terpencil.

Ganjar menyatakan kesiapannya untuk menjadikan 7.809 desa di Jawa Tengah sebagai contoh desa yang bebas korupsi. Dengan demikian, ini memberikan peluang bagi pemerintah di bawah kepemimpinan Ganjar untuk memutus mata rantai korupsi, mulai dari kota hingga desa.

Selama 10 tahun memimpin sebagai Kepala Daerah di Jawa Tengah, Ganjar Pranowo secara konsisten mengusung slogan 'Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi'. Slogan ini tidak hanya menjadi semboyan, tetapi juga menjadi panduan bagi Ganjar selama dua periode kepemimpinannya di Jawa Tengah. 

Pria berambut putih itu mewujudkannya dengan melakukan reformasi birokrasi, melelang jabatan, menghilangkan budaya setor atasan dan jual beli jabatan, membuka seluas-luasnya saluran penerimaan pengaduan masyarakat melalui LaporGub! dan berbagai platform media sosial.

Melalui pembukaan jalur pengaduan masyarakat, Ia juga menggandeng partisipasi aktif masyarakat untuk mengawasi kegiatan birokrasi dan ikut serta dalam upaya pemberantasan korupsi.

Dengan adanya kolaborasi antara Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden dan Mahfud MD sebagai Calon Wakil Presiden, pasangan tersebut dianggap memiliki potensi yang besar dalam upaya pemberantasan korupsi. 

Ganjar, yang telah terbukti mampu menciptakan lingkungan antikorupsi selama kepemimpinannya di Jawa Tengah, bersama dengan latar belakang Mahfud MD yang dikenal sebagai sosok tegas dalam penanganan kasus korupsi, memberikan keyakinan bahwa pasangan ini dapat saling melengkapi dalam memimpin Indonesia ke depan.

Editor: Simon Iqbal Fahlevi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut