Gabung TPN Ganjar-Mahfud, Sandrayati Moniaga: Saya Melihat Ada Harapan Baru
JAKARTA, iNews.id - Mantan Komisioner Komnas HAM Sandrayati Moniaga bergabung ke TPN Ganjar-Mahfud. Dia menyatakan dukungan kepada paslon nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.
Dukungan ini diberikan lantaran dia melihat ada harapan baru dari pasangan yang diusung Partai Perindo tersebut untuk memperbaiki kualitas demokrasi.
Sandrayati merasa, dejavu melihat kondisi demokrasi saat ini. Menurutnya, situasi saat ini seperti era Orde Baru (Orba). Dia pun mengaku turut meneken Maklumat Juanda.
"Kenapa saya tanda tangani? Karena saya juga sama-sama merasakan suatu keprihatinan atas situasi yang sekarang," ujar Sandrayati di Gedung TPN Ganjar-Mahfud, Jakarta Pusat, Rabu (15/11/2023).
Hasto Sebut Pidato Ganjar di KPU Sesuai Kondisi Demokrasi Saat Ini
Sandrayati mengaku sempat ingin golput pada Pemilu 2024. Hanya saja, pikirannya berubah setelah melihat langkah Mahfud MD yang menjadi cawapres Ganjar Pranowo.
"Ketika ada Pak Mahfud masuk bersama Pak Ganjar, saya melihat ada harapan baru. Kami harus turun dan menjadi bagian dari upaya untuk mendukung orang baik bisa memimpin negeri ini," kata Sandrayati.
Ganjar-Mahfud Nomor Urut 3, Ketua Bidang Politik Partai Perindo: Simbol Kekuatan dan Persatuan yang Kokoh
Menurutnya, sebagian besar aktivis HAM biasanya non-partisan karena itu memang prinsip universal.
Hasto Sebut Nomor Urut 3 Ganjar-Mahfud bak Trisula Weda: Lambang Lurus, Benar dan Jujur
"Tetapi dalam kondisi ini, karena kita sedang memperjuangkan agar demokrasi tidak runtuh, kami harus berpihak," ucapnya.
Selain Sandrayati, terdapat pegiat perempuan yang juga turut mendukung Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Mereka yakni Nia Sjarifudin, Yustitia Arief, Ruby Khalifah dan Ika Ardin.
Petinggi TPN Langsung Rapat usai Ganjar-Mahfud Dapat Nomor Urut 3
Editor: Donald Karouw