Ekspose IKPSTV 2025, KPI Catat Peningkatan Program TV Berkualitas
JAKARTA, iNews.id - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) telah melaksanakan pengukuran Indeks Kualitas Program Siaran Televisi (IKPSTV) 2025 bersama 33 perguruan tinggi dari 33 provinsi. Hasilnya, terdapat peningkatan program berkualitas dibandingkan tahun sebelumnya.
"Dari segi hasil tahun ini yang luar biasa bahwa ada peningkatan, kalau tahun-tahun sebelumnya indeksnya masih ada dua program siaran yang di bawah standar, hari ini ada peningkatan, ada satu program siaran yang naik, tingkatnya menjadi berkualitas," ujar Ketua KPI Ubaidillah kepada wartawan, Kamis (20/11/2025).
Menurutnya, peningkatan itu menjadi kebanggaan bagi KPI sebagai lembaga pemantau penyiaran. Artinya, lembaga penyiaran di Indonesia sudah mulai meningkat, terutama pada kategori yang selama 10 tahun di bawah standar.
"Artinya ini bagian dari kerja sama kolektif KPI, semua bidang, bidang siaran, kelembagaan maupun PKSP dalam meningkatkan kerja-kerja pengawasan lembaga penyiaran dengan segala regulasinya," tuturnya.
Manfaatkan Teknologi Bioflok, Cara KPI Dukung Astacita Swasembada Pangan
Dia menerangkan, pengukuran itu penting mengingat dalam proses pengukurannya itu saat ini melibatkan 33 provinsi, melibatkan 33 KPID dan kampus yang ada di 33 provinsi. Sehingga, diharapkan ke depan yang menikmati siaran tidak hanya di 33 provinsi dan indeksnya juga bisa dimanfaatkan tidak hanya bagi KPI secara kelembagaan, tapi juga bagi pengiklan.
"Ini penting saya sampaikan bahwa hari ini banyak program-program kualitas dengan 8 kategori. Ada yang belum berkualitas, tentunya yang berkualitas ini terus bisa di-support sehingga program kualitas ini bisa dinikmati oleh semua pihak, terutama generasi muda, anak-anak. Sekarang mereka mendapat asupan gizi di sekolah melalui program MBG, nah KPI bersama lembaga mempersiapkan dengan program berkualitas, mendidik, dan tentunya sesuai dengan kategori program siaran," katanya.
Hary Tanoesoedibjo Sarankan KPI dan Dewan Pers Buat Aturan untuk Perkuat Iklim Media
Sementara itu, Komisioner KPI Amin Shabana menambahkan pihaknya bersama 33 KPID dan 33 universitas di 33 Provinsi, serta 99 ahli mengapresiasi upaya yang dilakukan lembaga penyiaran untuk meningkatkan kualitas tayangan. Sebab, tayangan berkualitas bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat.
20 Tahun Tsunami Aceh, Ketua KPI Ajak Televisi dan Radio Masifkan Edukasi Bencana
"Di tengah disrupsi teknologi yang saat ini, kami meyakini bahwa lembaga penyiaran televisi dan radio masih merupakan sumber informasi utama, dan yang terutama sebagai penyeimbang, penjernih di tengah begitu banyaknya tsunami informasi yang terdiri dari hoaks, black campaign yang bisa kita lihat di ruang-ruang digital kita. Sehingga tentu apa yang dihasilkan saat ini menjadi hal yang sangat positif, dan kedepannya kami berharap program infotainment yang masih belum berkualitas bisa sama naik kelas seperti program sinetron," tuturnya.
Editor: Rizky Agustian