DPR Soroti Anggaran Mobil Dinas Gubernur Kaltim Rp8,5 Miliar, Minta Mendagri Turun Tangan
JAKARTA, iNews.id - Anggota Komisi II DPR Ujang Bey menyoroti tingginya anggaran mobil dinas Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas'ud sebesar Rp8,5 miliar. Dia meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memanggil Rudy.
Menurutnya, masalah besaran anggaran ini hanya terletak pada kepekaan terhadap situasi belaka. Pemimpin harus mengedepankan kepekaan terhadap krisis dan hindari polemik di masyarakat.
"Saya kira ini hanya masalah kepekaan terhadap situasi saja. Pemimpin sejatinya harus mengedepankan sense of crisis dan menghindari polemik di masyarakat," ujar Ujang Bey saat dihubungi, Kamis (26/2/2026).
Dia mengatakan pemanggilan Rudy bertujuan agar polemik anggaran mobil dinas itu tak semakin panjang.
Ditanya soal Mobil Dinas Rp8,5 Miliar, Gubernur Kaltim: Jaga dong Marwahnya Masyarakat
"Seharusnya Mendagri memanggil dan berdiskusi dengan Gubernur Kaltim, polemik mobil dinas ini jangan terlalu berlarut-larut sesuaikan saja dengan asas kepantasan dan fungsi," ujar Ujang Bey.
"Jangan sampai ada adagium dalam masyarakat, jika jalannya yang rusak jangan harga dan kualitas mobil yang mengikuti kondisi jalan. Tapi, pemimpin harus mampu menghadapi tantangan itu dengan memperbaiki keadaan yang sudah menjadi tugasnya yaitu melakukan pembangunan di daerahnya," pungkasnya.
Heboh Mobil Dinas Gubernur Rp8,5 Miliar, Ini Kata Pemprov Kaltim
Viral Anggaran Mobil Dinas Pemprov Kaltim Rp8,5 Miliar, Ini Jawaban Gubernur Rudy Masud
Sebelumnya, Rudy Mas'ud sudah buka suara soal pengadaan mobil dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim. Penjelasan ini menyusul ramainya pemberitaan terkait nilai pengadaan kendaraan dinas yang mencapai Rp8,5 miliar di situs LPSE.
Rudy mengaku masih mengandalkan aset pribadi untuk menunjang mobilitas kedinasannya di Kaltim. Dia menyatakan Pemprov Kaltim belum menyediakan mobil dinas operasional khusus untuknya.
Bikin Heboh, Intip Spesifikasi Mobil Dinas Gubernur Kaltim Seharga Rp8,5 Miliar
"Sampai saat ini, kendaraan yang saya gunakan masih mobil pribadi. Kondisinya bahkan sudah ada yang mengalami kerusakan, namun bagi saya itu tidak menjadi persoalan," ujar Rudy Mas'ud, Kamis (26/2/2026).
Editor: Rizky Agustian