Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Dokter Koas UI Ditemukan Tewas di Penginapan Metro Lampung, 2 Hari Tak Keluar
Advertisement . Scroll to see content

Dokter Koas Zulfikar Drakel Meninggal di Metro Lampung, FKUI: Dokter Muda Bukan Mesin!

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:29:00 WIB
Dokter Koas Zulfikar Drakel Meninggal di Metro Lampung, FKUI: Dokter Muda Bukan Mesin!
Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) menyampaikan duka cita mendalam atas meninggal dunianya dokter koas M Zulfikar di Kota Metro. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Civitas akademika Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) menyampaikan duka cita mendalam atas meninggal dunianya alumni terbaik mereka, dr M Zulfikar Drakel, M.Res. Dokter muda angkatan 2018 asal Kalimantan Tengah tersebut ditemukan meninggal dunia di kamar mandi penginapan Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Lampung, Selasa (21/7/2026) malam.

Saat kejadian, almarhum sedang mengabdi dalam Program Dokter Internship Indonesia (PDII). Kepergian almarhum dr Zulfikar yang mendadak membawa duka mendalam sekaligus refleksi kritis bagi seluruh ekosistem pendidikan dan pelayanan kedokteran di Tanah Air.

Melalui pernyataan resminya, jajaran pimpinan FKUI mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga dan rekan sejawat yang ditinggalkan diberikan ketabahan. 

FKUI menegaskan bahwa kepergian seorang dokter muda merupakan kehilangan yang sangat berarti bagi dunia medis Indonesia. Tragedi ini menjadi pengingat keras bahwa di balik besarnya tuntutan pelayanan publik, seorang dokter tetaplah manusia biasa yang membutuhkan perlindungan.

Pihak almamater menyoroti pentingnya menciptakan budaya kerja yang memanusiakan para tenaga kesehatan muda di lapangan. 

"Kepergian seorang dokter muda adalah kehilangan yang sangat berarti. Ia mengingatkan kita bahwa di balik tugas, tanggung jawab, dan tuntutan pelayanan, setiap dokter tetaplah manusia yang memiliki batas, membutuhkan dukungan, dan berhak berada dalam lingkungan kerja yang aman, sehat, serta bermartabat," bunyi pernyataan resmi FKUI, Rabu (22/7/2026). 

Meskipun pelaksanaan Program Internship berada di luar tata kelola langsung pihak universitas, FKUI merasa memiliki tanggung jawab moral untuk menyuarakan perbaikan sistem kesehatan secara menyeluruh. 

FKUI mengimbau publik dan sejawat medis untuk tidak berspekulasi mendahului proses pemeriksaan resmi yang sedang berjalan. Namun di sisi lain, keluhan serta pengalaman para dokter muda di lapangan harus ditampung sebagai bahan evaluasi bersama.

"Kami menghormati seluruh proses yang sedang berjalan dan mengajak semua pihak untuk menahan diri dari spekulasi. Pada saat yang sama, setiap suara dan keluhan dari dokter muda perlu diterima sebagai bahan refleksi. Tidak ada pelayanan yang bermutu tanpa tenaga kesehatan yang dijaga, dan tidak ada pendidikan kedokteran yang unggul tanpa nilai kemanusiaan," tegas pimpinan FKUI.

Peristiwa tragis ini terungkap setelah pengelola penginapan menerima laporan dari rekan korban yang mengaku kesulitan menghubungi korban selama beberapa hari. Pihak pengelola penginapan menyebutkan bahwa korban sebelumnya tidak pernah terlihat keluar dari kamarnya selama dua hari belakangan. 

Menerima laporan penemuan mayat tersebut, tim Satreskrim Polres Kota Metro bersama Polda Lampung langsung mendatangi lokasi untuk menggelar Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). 

Jasad pemuda berusia 25 tahun itu kemudian dievakuasi petugas menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jenderal Ahmad Yani Kota Metro guna menjalani proses autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematiannya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut