Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Merah Putih Warnai Madrid! KBRI Gelar Jalan Sehat dan Lomba Tradisional Rayakan HUT ke-80 RI
Advertisement . Scroll to see content

Disindir Joko Anwar Usai Bagikan Link Film Ilegal, Tjahjo: Saya Dapat Kiriman WA

Senin, 17 Agustus 2020 - 14:23:00 WIB
Disindir Joko Anwar Usai Bagikan Link Film Ilegal, Tjahjo: Saya Dapat Kiriman WA
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo. (Foto: Kemenpan RB).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo meminta maaf karena membagikan film yang diduga ilegal. Tjahjo meminta maaf karena mendapatkan link tersebut dari Whatsapp.

Dia meminta maaf jika apa yang dilakukannya dianggap salah. Dia mengatakan siap bertanggung jawab.

"Yth Bp JokoAnwar Sutradara Film Perjuangan - sy mendpt kiriman WA koleksi film Perj. tsb - mengingat Hari Kemerdekaan RI - saya berbagi saja kpd Group via Twitts - mohon maaf kalau sy salah dan khilaf - kalau sy hrs membayar krn sy berbagi sy siap semampu saya, dmk Trims," tulis Tjahjo dalam akun Twitternya, seperti dilihat iNews.id, Senin (17/8/2020).

Unggahan Minta Maaf Tjahjo Kumolo (Foto: Istimewa)
Unggahan Minta Maaf Tjahjo Kumolo (Foto: Istimewa)

Namun banyak warganet yang menilai permintaan maaf tidak cukup. Tjahjo diminta menghapus link film yang dibagikan tersebut.

"Bkn masalah bpk salah trs bapak siap gnti pakai duitt. Tp itu illegal.. Udah pak hapuss saja," tulis akun @fardib98.

Warganet lainnya menyarankan agar kementerian terkait membuka jalur film untuk menonton film secara legal. Minta maaf dilanjutkan dg hapus link pak. Lalu bisa diarahkan kementrian terkait untuk membuka jalur agar film-film tsb bisa ditonton lwt kanal yg resmi," tulis akun @eunikero.

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut