Diplomasi Kopi di Cilangkap, kala Panglima TNI Sambut Kapolri
JAKARTA, iNews.id – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menerima kunjungan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. Di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, dua jenderal ini menikmati pertemuan dengan penuh keakraban.
Marsekal Hadi mengaku terhormat dikunjungi Kapolri yang khusus datang untuk menyampaikan ucapan selama kepada dirinya."Terimakasih kepada Kapolri, Wakapolri, para pejabat Mabes Polri yang sore hari ini berkenan hadir untuk menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan saya," ujar Hadi, Senin (11/12/2017).
Alumnus Angkatan Udara 1986 ini pun menyampaikan bahwa momen pertemuan antara Kapolri dan Panglima TNI selalu diidam-idamkan.
"Hal seperti ini yang benar-benar saya idamkan, kita idamkan semua, pertemuan seperti ini harus kita lakukan setiap ada kesempatan. Bukan hanya seremonial saja, kalau Kapolri ada kesempatan, saya ada kesempatan, harus dilaksanakan. Tapi kita harapkan bisa sampai menyentuh ke bawah," kata dia.
Dalam pertemuan tersebut Hadi mengajak Tito untuk meminum kopi bersama sambil bercerita ringan. Jenderal kelahiran Malang itu pun menawari Tito untuk ngopi bareng di darat, laut, maupun udara. ”Saya memiliki alusista ada KRI pengganti Dewa Ruci yaitu Bima Sakti atau pesawat Hercules yang biasa digunakan untuk VVIP, jadi mari kita ngopi bareng," kata Hadi.
Menurut Hadi, pertemuan antara dua pimpinan TNI-Polri itu bisa disebut sebagai langkah diplomasi kopi. Tak hanya di tingkat pimpinan, tapi juga akan berlanjut hingga ke tingkat bawah. "Kita bisa katakan diplomasi kopi atau sore-sore kita ke kapal atau terbang ke Haiti untuk ngobrol-ngobrol ringan," ungkapnya.
Sementara itu, Tito menyampaikan bahwa kunjungannya bersama petinggi Polri ke Mabes TNI sangat penting untuk mempererat hubungan anggota kedua instansi, terlebih TNI merupakan mitra terpenting bagi Polri dalam menjaga kestabilan keamanan.
"Kedatangan kami ke sini yang utama, ingin mengucapkan selamat kepada Bapak Panglima TNI atas kepercayaan dari pimpinan negara, sekaligus juga dari rakyat, melalui proses politik di DPR. Pentingnya kegiatan ini, saya sampai perintahkan pejabat utama Mabes Polri untuk menunda kunjungan ke luar Jakarta karena solidaritas TNI dan Polri sangat penting," tutur Tito.
Editor: Zen Teguh