Dipimpin Kapolri, One Way Nasional Arus Balik Lebaran 2026 Resmi Dibuka
JAKARTA, iNews.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin flag off atau pelepasan one way nasional arus balik lebaran 2026. Rekayasa lalu lintas ini diterapkan dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung hingga KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama.
Flag off one way nasional dimulai pukul 14.25 WIB dipimpin oleh Kapolri, Menko PMK Pratikno, Menkes Budi Gunadi Sadikin, hingga Menhub Dudy Purwagandhi.
Kemudian ada Asisten Utama Operasi (Astamaops) Kapolri Komjen Mohammad Fadil Imran, Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.
Sebelum pelepasan, Sigit bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih sempat menyapa para pemudik yang akan melakukan perjalanan menuju Jakarta.
Arus Balik Lebaran di Tol Cipali Melonjak, 47.000 Kendaraan Menuju Jabodetabek
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Agus Suryonugroho sebelumnya menyebutkan one way nasional arus balik akan dimulai dari Km 414 Tol Kalikangkung hingga Km 70 Tol Cikampek Utama.
Dia mengatakan kendaraan yang akan kembali ke Jakarta di puncak arus balik diprediksi cukup tinggi. Hal itu berkaca pada tingginya kendaraan yang keluar Jakarta pada puncak arus mudik Lebaran tahun ini.
Viral di Madiun! Bus Pariwisata Senggol Polisi Saat Putar Balik Berujung Bersitegang
Contraflow Diberlakukan di KM 70-47 Tol Japek, Urai Kepadatan Arus Balik Lebaran
"Satu hari arus puncaknya adalah 270.000 kendaraan tentunya arus balik cukup tinggi. Sampai saat ini sudah 43% yang baru kembali ke Jakarta maka dari itu akan kami kelola dengan baik dengan mekanisme rekayasa lalu lintas," ujar Agus.
Dia memastikan Korlantas Polri telah menyiapkan sejumlah kebijakan lalu lintas untuk mengurai arus kendaraan kembali ke Jakarta. Namun, Kakorlantas juga meminta agar pengendara tidak memaksa untuk pulang besok saat one way arus balik berlangsung.
Arus Balik, One Way Lokal Diterapkan di KM 424 Tol Semarang-Solo hingga GT Kalikangkung
Dia menerangkan, kebijakan one way nasional arus balik bisa diperpanjang hingga 26 Maret dengan melihat kondisi lalu lintas di jalan tol.
“Jadi one way nasional arus balik bukan hanya di tanggal 24, tanggal 25 pun kita perpanjang ketika bangkitan arus tinggi. Ketika flow-nya lalinnya sudah rendah itu bisa kita kelola kemungkinan akan kita cabut,” ungkapnya.
Editor: Rizky Agustian