Dibuka Menparekreaf Sandiaga Uno, Pameran Foto Santripreneur di Bogor Merekam Aktivitas Santri
BOGOR, iNews.id - Pesantren Ruhama Al Fajar di Desa Citayam, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor menggelar Pameran Foto Santripreneur, Rabu (24/8/2022). Pameran yang dibuka oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno ini merekam berbagai aktivitas keseharian para santri di pesantren.
"Jadi foto yang dipamerkan ini adalah rangkuman selama santri mengikuti kelas foto santri selama 2 tahun. Sekarang masuk tahun ketiga. Foto ini dirangkum dari kegiatan kelas foto santri dari 2020 sampai 2022," kata pengajar kelas foto santri Awaludin Arif di lokasi, Rabu (24/8/2022).
Tema sederhana tersebut diambil mengingat para santri memiliki keterbatasan untuk keluar dari lingkungan pesantren. Alat atau kamera yang digunakan para santri dalam memfoto pun terbatas.
"Ini kan pondok pesantren yatim duafa jadi orang enggak berpikir mana ada ponpes pelajaran fotografi? Itu jadi kamera juga enggak ada jadi saya menyiapkan kamera yang saya punya dua unit, kadang satu kalau saya lagi pakai," ucapnya.
Umumkan Film Terpilih Festival Film Bulanan Periode Agustus, Sandiaga: Sineas di Lokus 2 Segera Persiapkan Diri!
Ke depan, diharapkan para santri memiliki kemampuan dalam bidang fotografi untuk mendapat penghasilan. Hal itu telah dibuktikan adanya dua santri yang telah menjadi fotografer acara.
"Pasti ada menuju ada komersial biar santri beranggapan yatim duafa tapi juga bisa berkarya melalui fotografi dan menghasilkan juga nominal materi buat mereka. Ada dua orang santri ikut motret pernikaan dapet honor gitu sudah ada," tuturnya.
Sementara itu, pimpinan Pesanten Ruhama Al Fajar Ustad Salman mengatakan pelajaran fotografi menjadi salah satu bagian digitalpreneur agar para santri memiliki keterampilan.
"Temanya entrepreneur tentunya digitalpreneur tadi, tentunya kami ingin mengumumkan bahwa santri selain belajar kitab, hadist, Alquran juga belajar keterampilan salah satunya fotografi. Harapan kita santri lulus punya keterampilan," ucap Salman.
Salman pun mengucapkan terima kasih kepada Menparekraf atas dukungan yang diberikan kepada Pesantrennya. Diharapkan ada kolaborasi pendidikan maupun lainnya yang terjalin dengan baik.
"Masya Allah saya dengar tadi akan ada bimbingan, yang paling kita harapkan memang ilmu dari pada ahli potografi sehingga pendidikan fotografer kita terupgrade dengan baik. Saat ini sedang ada obrolan lanjutan semoga nanti ada kolaborasi pendidikan potografi dengan Menparekraf," tuturnya.
Editor: Rizal Bomantama