Diajak Gabung Partai Masyumi, Amien Rais: Lihat Setahun ke Depan
JAKARTA, iNews.id - Partai Masyumi dideklarasikan Sabtu (7/11/2020), menambah deretan parpol yang siap berkiprah mengisi kancah demokrasi Indonesia.
Tak tanggung-tanggung, deklarasi yang dipimpin Ketua Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Partai Islam Ideologis (BPU-PPII), A Cholil Ridwan, itu mengajak sejumlah tokoh untuk bergabung, salah satunya inisiator Partai Ummat Amien Rais.
Loyalis Amien Rais, Agung Mozin mengatakan, ajakan dari Partai Masyumi disambut baik. Amien tidak menutup kemungkinan merapat ke partai berlambang bulan bintang itu.
"Pak Amien Sudah menyampaikan sebuah solusi yang sangat rasional kepada Masyumi yaitu dalam 1 tahun ke depan dan ada survei dari lembaga kredibel menyatakan Partai Ummat lebih besar, maka Masyumi diharapkan bergabung, dan itu sebaliknya begitu," kata Agung di Jakarta, Minggu (8/11/2020).
Amien Rais ke Masyumi : Rangkul Anak Cucu Ideologis Insyaallah Jadi Kekuatan Besar
Dia menambahkan, Masyumi memiliki semangat juang yang sama dengan Partai Ummat. Dengan begitu, peluang meleburnya kedua partai sangat mungkin terjadi.
"Iya, itu dia (kesamaan visi misi untuk bergabung)," tuturnya.
Amien Rais : Kalau Masyumi Besar Partai Ummat Saya Bubarkan
Deklarasi Partai Masyumi mengumumkan sejumlah nama yang masuk sebagai calon Majelis Syuro.
Pengumuman disampaikan oleh Sekretaris BPU-PPII Taufik Hidayat melalui Surat Keputusan Nomor 098-BPU-PPII 10/1442H/2020M, aantara lain mantan penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abdulah Hehamahua, mantan Menteri Kehutanan MS Kaban, dan Mantan Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI Bachtiar Nasir.
Nama lain yang masuk adalah, Ahmad Cholil Ridwan, Abdul Manan, Adnin Armas, Abbas Toha, Ahmad Yani, Alfian Tanjung, Amin Djamaluddin, Farid Ahmad Okbah, Fuad Amsyari, Gunarto Muchsin, Habib Muchsin Alatas, Jel Fathullah, Masri Sitanggang, Nur Chaniago, Ulil Amri Syafrie, dan Wan Abubakar.
Editor: Anton Suhartono