Dasco Tegaskan Pernyataan soal Perubahan Logo hanya Candaan, Tak Ada Niat Menyindir
JAKARTA, iNews.id - Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menegaskan pernyataannya terkait perubahan logo di penutupan Kongres Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs), Sabtu (19/7/2025) malam, hanya candaan. Dia menyatakan tidak ada niat menyindir pihak mana pun.
Menurut dia, pernyataan itu sebagai bagian candaan di internal Gekrafs.
"Sebenarnya kan itu candaan ringan internal di Gekrafs, kebetulan saya ketua dan penasihatnya. Saya ya enggak ada niat sama sekali sindir-menyindir," kata Dasco di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/7/2025).
Wakil Ketua DPR itu menegaskan hubungan dirinya dengan PSI cukup dekat. Dia pun mengatakan tidak ada pihak yang merasa tersindir atas pernyataannya tersebut.
Dasco Sebut RUU Perampasan Aset bakal Dibahas setelah Revisi KUHAP Rampung
"Saya bercanda di Gekraf gitu lho, karena Gekraf ini kan kreatif gitu lho. Saya pikir, Wah ini saking kreatifnya jangan-jangan mengubah logo juga,' kan gitu," ujarnya.
Sebelumnya, Komunitas Rakyat Arus Depan (Komrad) Pancasila menilai pernyataan Dasco soal logo merupakan candaan ringan.
Soal Proyek Tulis Ulang Sejarah, Dasco: Jangan Nuduh Ada Kepentingan Penguasa
Dasco soal Surat Usulan Pemakzulan Gibran: Harus Disikapi Hati-Hati
“Pak Dasco itu orangnya santai. Kadang komentar beliau memang jenaka, ya begitu saja, jangan ditarik-tarik ke tafsir politik,” ujar Koordinator Komrad Pancasila Antony Yudha dalam keterangannya dikutip Minggu (20/7/2025).
Antony mengatakan masyarakat dan elite politik harus mulai belajar membedakan antara pernyataan serius dengan pernyataan berupa candaan. Sebab, hal itu dinilai hanya membuang-buang energi.
Cerita Dasco di Balik Keputusan Bersejarah Prabowo Serahkan 4 Pulau ke Aceh
“Kalau semua dilihat dari kacamata curiga, habis energi kita untuk ribut. Padahal kadang yang dibicarakan cuma soal warna dan bentuk logo,” tuturnya.
Antony pun mengimbau seluruh pihak agar tidak terlalu reaktif pada komentar-komentar yang bersifat ringan dan menyikapi dinamika politik secara proporsional.
“Lebih baik fokus pada substansi, program, gagasan, dan solusi untuk rakyat. Soal desain logo, biar jadi urusan internal partai yang bersangkutan. Jangan semuanya dikaitkan dengan geng ini atau geng itu,” kata dia.
Diketahui, Dasco melontarkan gurauan dengan bertanya apakah Gekrafs akan mengubah logonya menjadi kancil atau tidak. Pernyataan tersebut dikaitkan dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang baru saja mengubah logo partainya menjadi gajah.
Editor: Rizky Agustian