Dasco Singgung Perang di RI Baru Dimulai saat AS-Iran Menuju Damai, Apa Itu?
JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan perang di Indonesia baru dimulai saat Amerika Serikat (AS) dan Iran di ambang perdamaian. Dia menegaskan perang itu yakni melawan ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK).
Dia mengatakan persoalan yang terjadi di Indonesia tak terlepas dari pengaruh geopolitik global. Bahkan, kondisi tersebut berdampak secara langsung kepada keberlangsungan kerja para buruh di perusahaannya.
"Perang Amerika-Iran memang kemudian sudah mencapai titik, mungkin perdamaian. Tapi di negara kita ini perang baru dimulai," kata Dasco saat memberikan sambutan di pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) di Jakarta Pusat, Selasa (23/6/2026).
Dia mengatakan perang yang dimaksud bukan berkaitan dengan angkat senjata, namun menyangkut sejumlah persoalan yang berdampak langsung terhadap rakyat.
"Perang terhadap PHK yang karena efek dari perang global kemudian merambah ke negara kita. Perang bagaimana kita kemudian sama-sama menjaga supaya kepercayaan investor luar tetap terjaga, supaya apa? Supaya juga kemudian kesejahteraan buruh dan PHK tidak terjadi," ujarnya.
"Perang terhadap bagaimana kita sama-sama kompak menjaga sumber daya alam kita supaya tidak dirampok, tidak dicurangi, supaya bisa berbuat, supaya bisa bermanfaat untuk bangsa dan negara kita," imbuhnya.
Oleh karena itu, dia meminta semua elemen bangsa, termasuk serikat buruh, bergandengan tangan memerangi sejumlah persoalan yang terjadi di dalam negeri.
"Kita harus sama-sama menjaga kestabilan ekonomi, kestabilan politik untuk kemakmuran dan juga untuk kepentingan rakyat kita," ucap dia.
Editor: Rizky Agustian