Cara Ganjar Wujudkan Kedaulatan Pangan dengan Harga Ramah di Kantong
JAKARTA, iNews.id - Program unggulan pasangan Capres-Cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang tak kalah menarik adalah di bidang pangan. Pasangan nomor urut 3 itu ingin membangun kedaulatan pangan serta menjaga kestabilan harga bahan-bahan pokok.
Dengan begitu harga bahan pangan menjadi ramah di kantong sehingga tak membuat pusing warga seperti kerap dialami, terutama di musim-musim tertentu.
5 Jurus Ganjar-Mahfud Wujudkan Kedaulatan Pangan
Tentu saja pasangan Ganjar-Mahfud sudah memiliki rencana untuk mewujudkan kedaulatan pangan, apa saja:
Tekan Pengangguran, Ganjar-Mahfud Siapkan Program Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana
1. Pangan Terjamin, Terjaga, Terjangkau, dan Terdiversifikasi
Menjamin ketersediaan pangan dari dalam negeri, aman, berkualitas, murah, dan terdiversifikasi berbasis kearifan lokal serta mendukung Desa Mandiri Pangan. Selain itu, kepastian pangan murah melalui stabilisasi harga pangan juga akan dijaga.
Ganjar-Mahfud Siapkan Program Rumah Kita, Diutamakan Masyarakat Penghasilan Rendah
2. Alat Mesin Pertanian (Alsintan) Modern dan Dukungan Sarana-Prasarana
Mendukung petani, peternak, dan nelayan dengan alat modern, benih unggul, pupuk berkualitas, murah, dan tepat waktu. Memperbanyak sistem pengairan (waduk, bendungan, embung, dan irigasi), jalan usaha tani yang memadai, fasilitas cold storage, serta pengolahan dan pemasaran hasil tani, ikan, maupun ternak terintegrasi.
Mengenal Program Satu Desa Satu Faskes yang yang Diusung Ganjar-Mahfud
3. Industri Pangan Berkelanjutan
Membangun industri pangan berdaya saing dengan mengutamakan sumber pangan lokal untuk mengolah hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah melalui fasilitasi penelitian dan teknologi pangan ramah lingkungan.
4. Lahan Subur untuk Petani
Menghentikan alih guna lahan untuk memastikan lahan subur dan lahan produktif diberikan kepada petani kecil dan buruh tani, serta diperkuat dengan pengelolaan tata ruang yang adil dan berkelanjutan.
5. Petani, Peternak, dan Nelayan Sejahtera
Meningkatkan nilai tukar petani, nilai tukar nelayan, dan kesejahteraan peternak disertai dengan kebijakan perdagangan yang pro produksi dalam negeri.
Mengendalikan Harga Pangan
Ganjar beberapa waktu lalu mengungkapkan tiga jurus jitu membuat harga bahan pokok menjadi ramah kantong. Strategi tersebut sukses diterapkan Ganjar saat menjabat Gubernur Jawa Tengah selama dua periode dan akan diterapkan di tingkat nasional.
Dia mengungkapkan strategi yang pertama terkait data sehingga pemerintah harus memiliki satu data pertanian untuk seluruh Indonesia.
"Yang pertama pendataan, lahan petani, dan petaninya. Maka dengan sistem pendataan yang baik atau satu data pertanian Indonesia, insya Allah akan mempermudah dalam pengelolaan ketahanan sampai kedaulatan pangan kita," ujar Ganjar, Senin (18/12).
Kedua, lanjut dia, pentingnya peta komoditas Indonesia lantaran keberagaman komoditas sangat dibutuhkan agar tidak tertuju dalam satu jenis pangan yang diproduksi.
"Maka saya katakan, yuk kita kembali pada kekuatan lokal. Maka kalau terdata dengan baik input dan output sudah terlihat, baru kita akan bicara kuantitas berapa yang bisa diproduksi sesuai dengan kebutuhan penduduk," tuturnya.
Jika produksi pertanian melebihi angka kebutuhan, maka pemerintah bisa mengekspor ke negara yang membutuhkan agar menjadi pendapatan perekonomian untuk negara.
Kemudian yang ketiga, pemerintah harus menyediakan bantuan sarana produksi (saprodi) dan sarana produksi pertanian (saprotan) kepada petani, termasuk modernisasi dalam kegiatan pertanian.
"Sampai titik itu kita mulai bicara saprotan dan saprodi apa yang diberikan untuk sarana produksinya dan pertaniannya. Maka modernisasi juga dilakukan, termasuk kemudian menyiapkan pupuk, obat, alat dan mesin pertanian (alsintan) selama proses sampai keluar menjadi produk," ujarnya.
Mengembalikan Fungsi Bulog
Ganjar juga akan mengembalikan fungsi Badan Urusan Logistik (Bulog) agar pangan tidak diliberalisasi. Keberadaan Bulog mampu menjaga stabilitas harga dari tingkat produsen hingga pasar.
Program Sat Set Ganjar-Mahfud juga ingin meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani melalui subsidi pupuk, penjaminan asuransi bagi petani yang mengalami gagal panen, penggunaan teknologi pertanian, serta kebijakan yang pro-petani.
Selain itu juga mendorong peningkatan produktivitas pertanian dengan membentuk gugus tugas yang menangani masalah ketahanan pangan Indonesia, memperbaiki sistem logistik pangan Indonesia, serta meningkatkan kemampuan Bulog dan BUMN pangan sebagai off-taker
Selain itu, Ganjar juga berkomitmen terus mendorong Indonesia menjadi negara yang berdikari dalam pertanian. Langkah implementasinya di antaranya menunjuk BAPANAS sebagai badan yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan.
Meningkatkan peran Bulog dan BUMN pangan dalam mendistribusikan hasil pangan dari wilayah yang mengalami surplus ke wilayah yang mengalami defisit pangan.
Memperbaiki sistem logistik nasional mulai dari peningkatan jumlah pelabuhan Tol Laut, serta memastikan ada gudang pangan Bulog di setiap provinsi.
Dalam melakukan semua program tersebut, Ganjar menyebut juga akan melakukan kerja sama dengan para periset Institut Pertanian Bogor (IPB) guna mewujudkan kedaulatan pangan di Indonesia bila nanti terpilih sebagai Presiden. Dirinya juga percaya IPB sangat berpengalaman dalam sektor pertanian.
Editor: Anton Suhartono