Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Beras SPHP Boleh Pakai Kemasan Lama imbas Kenaikan Harga Plastik, Ini Syaratnya
Advertisement . Scroll to see content

Bulog Ubah Desain Kemasan Beras akibat Kenaikan Harga Plastik

Jumat, 08 Mei 2026 - 10:44:00 WIB
Bulog Ubah Desain Kemasan Beras akibat Kenaikan Harga Plastik
Bulog mengubah desain kemasan beras usai kenaikan harga bahan baku plastik. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Perum Bulog memutuskan menyederhanakan desain kemasan beras. Hal itu dilakukan menyusul kenaikan harga bahan baku plastik.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten, Taufan Akib mengatakan penyederhanaan kemasan hanya dilakukan pada aspek visual agar lebih praktis dan efisien. Ia menjamin hal itu tidak akan menurunkan kualitas produk yang diterima masyarakat.

"Untuk tampilan (kemasan) yang tadinya kita gradasi warna ada 4 sampai 2 warna, sekarang menggunakan 1 warna. Tapi dari segi kualitas kemasan itu tetap tidak menurunkan standar kualitasnya. Dari segi kualitas masih sama cuma dari segi huruf saja atau tulisan lebih sederhana," sebutnya, Jumat (8/5/2026).

Menurut Taufan, simplifikasi kemasan beras bantuan pangan perlu dilakukan. Langkah ini ditempuh untuk mempercepat distribusi bantuan pangan di tengah kendala pasokan kemasan.

Sementara itu, untuk kemasan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Kanwil Bulog Jakarta Banten ini masih menggunakan desain sebelumnya. Hal ini karena stok kemasan yang ada masih mencukupi sebelum terjadi kendala pasokan bahan baku plastik.

Sebelumnya, Bapanas telah memberikan kebijakan perpanjangan batas waktu penyaluran bantuan pangan hingga 31 Mei.  Perpanjangan ini merupakan tindak lanjut dari permohonan Perum Bulog pada akhir Maret 2026 lalu. Semula program bantuan pangan ini merupakan periode Februari dan Maret.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa dalam suratnya ke Bulog memaparkan apabila pada saat penyaluran belum tersedia kemasan yang sesuai kriteria program bantuan pangan, Bulog dapat menggunakan kemasan lain yang tersedia dengan menambahkan identitas program bantuan pangan yang disematkan sebagai bagian yang tidak terpisahkan.

"Selanjutnya agar Bulog melakukan percepatan penyaluran melalui beberapa langkah dengan memanfaatkan kemasan yang tersedia. Apabila belum tersedia kemasan yang sesuai dengan kriteria dapat menggunakan kemasan dengan menambahkan identitas bantuan pangan sebagai bagian yang tidak terpisahkan," kata Ketut.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut