Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Operasi Senyap TNI Selamatkan 18 Karyawan Freeport dari Kepungan OPM
Advertisement . Scroll to see content

Breaking News: Kontak Tembak dengan OPM di KM 50 Area PT Freeport, 1 Prajurit TNI Gugur 1 Luka 

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:21:00 WIB
Breaking News: Kontak Tembak dengan OPM di KM 50 Area PT Freeport, 1 Prajurit TNI Gugur 1 Luka 
Ilustrasi, kontak tembak prajurit TNI dengan OPM atau dikenal KKB. (Foto: Istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

JAYAPURA, iNews.id  - Organisasi Papua Merdeka (OPM) atau dikenal Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali berulah. Kali ini mereka menyerang rombongan kendaraan PT. Freeport Indonesia di KM 50 pada Rabu (11/3/2026).

Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Tri Purwanto menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi saat personel Koramil 1710-04/Tembagapura, Kodim 1710/Mimika melaksanakan tugas di wilayah tersebut. 

“Benar telah terjadi insiden kontak tembak di KM 50 Area PT. FI. Saat ini seluruh korban sudah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis secara optimal,” ujar Letkol Inf Tri Purwanto.

Berdasarkan laporan pendahuluan yang diterima Kodam XVII/Cenderawasih, Serka AC gugur dalam kontak tembak tersebut dan Sertu H  mengalami perdarahan pada hidung. Sedangkan satu warga sipil berinisial HR, karyawan KPI PT. Freeport mengalami luka tembak dan dalam perawatan.

Dia menekankan bahwa saat ini aparat keamanan sedang memburu pelaku penembakan untuk mempertangungjawabkan perbuatannya.

“Kami terus berkoordinasi dengan aparat dan pihak terkait untuk menjamin stabilitas keamanan di wilayah tersebut,” tegasnya.

Dia juga memastikan bahwa TNI akan terus meningkatkan kewaspadaan di sejumlah titik rawan, khususnya di kawasan objek vital nasional, guna memberikan rasa aman bagi masyarakat dan para pekerja.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut