Breaking News: BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,50 Persen
Penyesuaian ini dilepas berdasarkan mekanisme pasar agar portofolio finansial di Indonesia tetap memiliki daya saing yang kompetitif jika disandingkan dengan negara-negara tetangga.
Kedua, bank sentral mengguyur insentif berupa pemotongan tingkat swap lindung nilai (hedging swap) bagi pemodal internasional sebesar 10 persen.
Stimulus ini dirancang khusus untuk memangkas beban kewajiban yang selama ini dipikul investor saat menyalurkan modalnya melalui perbankan domestik ke Bank Indonesia, sementara kuotasi untuk regular swap tetap berjalan normal mengikuti pasar.
Ketiga, demi menjamin pasokan likuiditas di pasar uang tetap longgar, BI membuka kembali jendela lelang instrumen repurchase agreement (repo) untuk tenor 3, 6, 9, dan 12 bulan bagi industri perbankan. Kebijakan ini dipatok untuk mengawal agar pertumbuhan Uang Primer (M0) tetap kokoh di zona dobel digit atau di atas 10 persen.
Ke depan, ekspansi fasilitas repo ini akan dijadikan senjata utama dalam pengelolaan likuiditas moneter, menggeser strategi pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder yang selama ini digunakan.