Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tanggapi Rupiah Anjlok Rp18.000, Menkeu Purbaya: Fundamental Ekonomi dan Fiskal Baik
Advertisement . Scroll to see content

Breaking News: BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,50 Persen

Selasa, 09 Juni 2026 - 12:53:00 WIB
Breaking News: BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,50 Persen
Bank Indonesia mengerek suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,50 persen untuk memperkuat pertahanan nilai tukar rupiah. (Foto: ilustrasi/Okezone) 
Advertisement . Scroll to see content

Denny menambahkan, berdasarkan hasil evaluasi mingguan pasca-RDG Bulanan medio Mei lalu, pergerakan nilai tukar rupiah menunjukkan tren koreksi yang berjalan lebih dalam dari proyeksi awal. Kondisi ini dipicu oleh tingginya permintaan valuta asing di dalam negeri serta diperparah oleh fenomena larinya modal asing (capital outflow) dari instrumen portofolio domestik.

Karena itu, Bank Indonesia menilai penguatan stimulus moneter mendesak dilakukan guna mengembalikan daya pikat imbal hasil (yield) investasi portfolio di Indonesia agar ketahanan ekonomi eksternal tetap terjaga.

"Di samping disebabkan oleh gejolak global yang terus berlanjut dan tingginya permintaan valuta asing dalam negeri, pelemahan juga didorong oleh aliran keluar investasi portfolio asing dari Indonesia," kata Denny.

"Sehubungan dengan itu, Bank Indonesia memandang perlu untuk menempuh langkah-langkah lanjutan guna memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dengan meningkatkan kembali imbal hasil dan sejumlah insentif lain untuk mendorong masuknya aliran investasi asing," tuturnya.

Guna menyokong keandalan kenaikan BI-Rate ke level 5,50 persen, Bank Indonesia secara simultan merilis empat paket kebijakan operasi moneter yang dikonversi ke dalam langkah praktis di lapangan. Pertama, BI resmi mengerek struktur suku bunga Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) pada seluruh lini tenor, mulai dari 6, 9, hingga 12 bulan. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut