Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa M5,4 Guncang Sarmi Papua Pagi Ini, Tak Berpotensi Tsunami
Advertisement . Scroll to see content

BMKG: Cuaca Ekstrem Disebabkan Perubahan Iklim Global

Minggu, 31 Januari 2021 - 20:39:00 WIB
BMKG: Cuaca Ekstrem Disebabkan Perubahan Iklim Global
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati. (Foto: iNews.id/ Irfan Maruf).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan cuaca ekstrem atau dikenal dengan La Nina dan El Nino disebabkan perubahan iklim global. Perubahan iklim tersebut terjadi karena meningkatnya gas rumah kaca yang ada di atmosfer

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, CO2 (karbon dioksida) dalam atmosfer merupakan hasil pembakaran fosil (batu bara dan minyak bumi), industri dan beberapa lainnya. 

"BMKG mencatat gas rumah kaca yang ada di atmosfer itu antara lain CO2," ujar Dwikorita dalam konferensi pers yang disiarkan secara virtual, Minggu (31/1/2021). 

Dia juga menjelaskan, data dan fakta mencatat peningkatan temperatur udara di Indonesia seiring dengan peningkatan curah hujan. "Poin itu yang kami sampai latar belakang kenapa cuaca ekstrem sering terjadi," ucapnya. 

Menurut dia, data dan fakta tersebut menunjukkan penyebab awal banyaknya peristiwa bencana alam yang terjadi di Indonesia.  

"Kita harus sadar kenapa cuaca ekstrem terjadi karena iklim global, gas rumah kaca yang meningkat karena aktivitas kita semua dalam memanfaatkan bahan bakar fosil," katanya.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut