JAKARTA, iNews.id -Ricky Rizal, mantan ajudan Ferdy Sambo, sempat ingin menabrakkan mobil yang ditumpangi Yosua Hutabarat (Brigadir J). Rencana itu muncul saat Ricky dan Brigadir J sedang dalam perjalanan dari Magelang ke Jakarta.
Hal ini diungkapkan Bharada E saat memberi kesaksian di sidang kasus pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (30/11/2022). Menurut Bharada E, Ricky yang menyampaikan langsung cerita itu kepadanya beberapa waktu setelah tewasnya Brigadir J.
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
"Ricky sempat ngobrol ke saya blak-blakan. 'Chard sebenarnya saya rencana mau nabrakin mobil (dalam perjalanan dari) Magelang ke Jakarta, pengen nabrakin mobil karena almarhum (duduk) di sebelah kiri. Almarhum itu kan tidur'. Jadi dia cerita ke saya pengen nabrakin mobil di sebelah sisi kiri," kata Bharada E.
Karena pengakuan itu, Bharada E berpikir rencana mencelakakan Brigadir J sudah dimulai dari saat itu.
Ricky Rizal, Kuat Ma'ruf, & Eliezer Dikonfrontasi di Sidang Pembunuhan Brigadir J
"Saya berpikir, dalam pikiran saya, (rencana) ini berarti sudah ada di Magelang," ujar dia.
Hakim pun memastikan kembali apakah keterangan Bharada E itu benar sesuai fakta atau tidak. "Bisa dipertanggungjawabkan?" tanya hakim.
Sambil Menangis, Bharada E Cerita Momen Sambo Pegang Leher Brigadir J sebelum Penembakan
"Bisa, Yang Mulia. Siap saya sudah disumpah," jawab Bharada E.
Editor: Reza Fajri