BGN Sebut Jumlah Motor Listrik untuk Kepala SPPG Bukan 70.000 Unit, Hanya 25.000
JAKARTA, iNews.id - Kepala BGN Dadan Hindayana menyatakan jumlah motor listrik yang viral di media sosial bukan 70.000 unit, melainkan 21.801 unit. Motor tersebut akan diberikan kepada Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
"Informasi 70.000 unit itu tidak benar. Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25.000 unit yang dipesan di tahun 2025," ucap Dadan di Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Lebih lanjut, ia menegaskan pengadaan motor tersebut merupakan bagian dari perencanaan anggaran tahun 2025. Namun, saat ini motor belum didistribusikan karena masih harus melalui proses administrasi sebagai Barang Milik Negara (BMN) sebelum dapat digunakan.
BGN Minta Maaf, Janji Tanggung Biaya Pengobatan Korban dan Suspend SPPG Pondok Kelapa
"Motor tersebut belum dibagikan. Setelah seluruhnya lengkap, akan dicatat terlebih dahulu sebagai BMN sebelum didistribusikan," kata Dadan.
Dadan berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, serta dapat memahami bahwa pengadaan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan kelancaran pelaksanaan Program MBG di seluruh Indonesia.
BGN Terapkan No Service No Pay, Insentif Rp6 Juta per Hari SPPG Bisa Langsung Disetop
Sebelumnya, viral video memperlihatkan ribuan motor berlogo BGN diantar menggunakan truk. Dalam video dinarasikan bahwa jumlah motor tersebut mencapai 70.000 unit.
Editor: Puti Aini Yasmin