JAKARTA, iNews.id - Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara terkait viral informasi insentif Rp5 juta bagi SPPG yang berhasil membuat konten Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan viral di media sosial. Menurutnya hal itu adalah candaan.
Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, menjelaskan bahwa pernyataan tersebut hanya untuk memberikan dorongan kepada masyarakat agar lebih kreatif dalam menyebarkan informasi soal MBG.
10 Hari Paling Sial di Seluruh Dunia, Nomor 7 Paling Populer di Indonesia
“Pernyataan soal insentif Rp5 juta itu bukan keputusan resmi, melainkan hanya candaan yang disampaikan untuk memotivasi para peserta agar lebih kreatif dalam menyebarkan informasi positif tentang program MBG,” kata Hida, Selasa (28/10/2025).
Hida menjelaskan, tidak ada kebijakan ataupun program resmi dari BGN terkait pemberian insentif bagi konten viral. Ia hanya ingin mengajak pelaksana daerah aktif membangun komunikasi publik yang sehat dan cepat dalam menangkal hoaks seputar program MBG.
BGN Proses Penonaktifan Kepala SPPG di Bekasi yang Diduga Lecehkan dan Aniaya Karyawan
“BGN tetap berkomitmen menjalankan seluruh kebijakan sesuai ketentuan dan mekanisme anggaran negara. Candaan tersebut dimaksudkan untuk menyemangati para peserta agar berani tampil dan kreatif di media sosial dengan konten yang edukatif serta inspiratif,” tuturnya.
BGN Ungkap Anggaran MBG Sudah Terserap Rp30 Triliun, 42 Persen dari Total Alokasi
BGN menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh transparansi dan komunikasi publik yang efektif terkait pelaksanaan MBG di seluruh daerah. Upaya ini mencakup penguatan kapasitas komunikasi bagi Koordinator Regional (Kareg) dan Koordinator Wilayah (Korwil), termasuk pelatihan pembuatan konten informasi yang kredibel.
“Kami mengapresiasi semangat para Kepala SPPG dalam menyebarkan informasi positif tentang MBG. BGN akan terus memastikan agar seluruh pesan publik berjalan sesuai koridor resmi dan dapat dipertanggungjawabkan,” tutup Hida.
Editor: Puti Aini Yasmin