Bertemu Sahabat Lama, Suswono Serap Inspirasi dari Wakil Ketua MUI KH Yusuf Aman
JAKARTA, iNews.id – Calon Wakil Gubernu Jakarta Suswono mengadakan pertemuan nostalgia dengan Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Dr Yusuf Aman, yang merupakan mentor sekaligus sahabat lamanya. Suswono mendalami inspirasi dan nilai-nilai pelayanan masyarakat.
“Kehadiran KH Yusuf sangat berarti, bukan hanya bagi masyarakat, tetapi juga bagi saya pribadi. Beliau adalah sosok yang tanpa lelah mengabdi dan menjadi contoh keikhlasan dalam melayani,” kata Suswono, Kamis (31/10/2024).
Dalam pertemuan ini, keduanya mengenang program pemberdayaan yang pernah mereka inisiasi bersama, terutama pelatihan keterampilan untuk perempuan dan anak muda. Program-program ini menjadi landasan utama bagi Suswono untuk mengembangkan kebijakan-kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
PPP Jakarta Buka Suara: Tak Ada Kader Kami yang Mendukung Pramono di Pilkada
KH Yusuf Aman menyambut baik langkah Suswono untuk melibatkan elemen keagamaan dan komunitas lokal. "Pak Suswono punya komitmen kuat untuk merangkul semua lapisan masyarakat, termasuk pemuda dan komunitas keagamaan. Ini memberikan harapan bagi Jakarta yang lebih inklusif," ujar KH Yusuf.
Pilkada 2024, APK yang Melanggar di Bangka Barat Ditertibkan
Suswono mengungkapkan bahwa kolaborasi dengan tokoh masyarakat seperti KH Yusuf menjadi fondasi penting bagi visi pasangan Ridwan Kamil-Suswono dalam membangun Jakarta. Mereka ingin kota ini tumbuh dengan budaya religius yang harmonis, sejalan dengan masyarakat yang aktif dan mandiri.
Rencana Suswono meliputi program sosial berkelanjutan, yang akan memberikan pelatihan dan dukungan ekonomi bagi komunitas lokal. Melalui kerja sama ini, ia berharap dapat menciptakan ruang yang aman dan produktif bagi seluruh warga Jakarta.
Pasangan Ridwan Kamil-Suswono juga mengusung visi untuk memperkuat peran keluarga sebagai pilar masyarakat. Menurut Suswono, pemberdayaan keluarga dan komunitas merupakan jalan utama untuk mencapai Jakarta yang lebih inklusif dan berdaya saing.
Editor: Muhammad Fida Ul Haq