Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gibran Kunker ke Papua: Pembangunan Tak Lagi Jawa-sentris, tapi Indonesia-sentris
Advertisement . Scroll to see content

Bertemu Mahasiswa, Gibran Akui Program Pemerintah Masih Banyak Kekurangan: Kita Perbaiki Bersama

Selasa, 16 Juni 2026 - 06:08:00 WIB
Bertemu Mahasiswa, Gibran Akui Program Pemerintah Masih Banyak Kekurangan: Kita Perbaiki Bersama
Wapres Gibran Rakabuming Raka bertemu 15 perwakilan mahasiswa di Istana Wakil Presiden, Jakarta (dok. Setwapres)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Wakil Presiden Gibran Rakabuming mengakui program pemerintah masih banyak kekurangan. Hal itu disampaikan Gibran saat berdialog langsung dengan 15 perwakilan mahasiswa di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (15/6/2026).

Gibran menyatakan, pemerintah berkomitmen menyempurnakan berbagai program dan kebijakan nasional dengan membuka ruang dialog serta menyerap aspirasi masyarakat.

“Yang sudah kita capai sekarang, apa yang sudah dibangun itu yang kita rawat bersama. Saya sadar masih banyak minus-minusnya, kekurangannya banyak, ya ini yang harus kita perbaiki bersama,” kata Gibran dalam keterangannya.

Ruang dialog itu sebelumnya terjadi saat Gibran membuka pintu bagi mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda. Adapun mahasiswa itu berasal dari Universitas Bung Karno dan Universitas Mohammad Husni Thamrin Jakarta.

Para mahasiswa menyampaikan aspirasi dan hasil kajian terkait sejumlah isu nasional, mulai dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, pendidikan, revisi regulasi, hingga pembangunan di wilayah tertinggal.

Saat dialog, Gibran menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan yang disampaikan mahasiswa. “Makanya ini saya terima kasih sekali dapat masukan-masukan,” ujar Gibran.

Gibran menegaskan, pemerintah terbuka terhadap kritik dan masukan selama disampaikan secara tertib dan konstruktif. Dia juga mengapresiasi keterlibatan aktif mahasiswa dalam mengawal berbagai kebijakan pemerintah.

“Saya senang mahasiswa kritis ikut mengevaluasi, ikut memberikan saran,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Gibran memastikan seluruh aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi pemerintah dan diteruskan kepada pimpinan.

Sementara itu, Ketua Aksi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bung Karno, Muhammad Abdi Maludin, menilai Gibran menunjukkan sikap terbuka dalam menerima aspirasi dan hasil kajian yang disampaikan mahasiswa.

“Mas Wapres terbuka dan menerima hasil kajian, dia akan mengaudit dan mengkonsolidasi, dia akan memberitahukan kepada pimpinan lebih khusus Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya usai pertemuan.

Abdi juga mengapresiasi respons Wapres selama audiensi berlangsung. “Respon dari pihak-pihak tentunya Bapak Wakil Presiden, sangat baik,” katanya.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut