Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Vaksin Covid-19 Terbaru Resmi Rilis, FDA Approve! 
Advertisement . Scroll to see content

Bareskrim Polri Kumpulkan Data Alamat Napi Asimilasi

Selasa, 21 April 2020 - 16:38:00 WIB
Bareskrim Polri Kumpulkan Data Alamat Napi Asimilasi
Kepala Bareskrim Polri, Komjen Polisi Listyo Sigit Prabowo. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Bareskrim Mabes Polri mendata alamat narapidana (napi) yang dibebaskan melalui program asimilasi dan integrasi. Para napi yang dibebaskan akan diawasi agar tidak berulah lagi.

Hal itu disampaikan Kepala Bareskrim Polri, Komjen Polisi Listyo Sigit Prabowo di Jakarta, Selasa (21/4/2020). Pendataan akan dilakukan melalui koordinasi bersama lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan).

"Saya minta anggota berkoordinasi dengan lapas dan rutan untuk memberikan data serta alamat tempat tinggal agar bisa kami awasi selama asimilasi," kata Sigit.

Selain itu, Bareskrim Polri juga mendata kelompok-kelompok pelaku kejahatan yang kerap berkasi meresahkan masyarakat. Lalu meningkatkan patroli di sentra ekonomi, kawasan permukiman, dan daerah rawan kejahatan.

Sigit juga menginstruksikan aplikasi panic button yang pernah dibuat di polres-polres agar diaktifkan kembali. Tujuannya agar masyarakat bisa segera menghubungi polisi di saat darurat.

"Kami juga minta nomor-nomor panic button disosialisasikan kembali," ucapnya.

Hingga hari ini tercatat ada 38.822 napi yang dibebaskan melalui program asimilasi dan integrasi untuk mencegah penyebaran corona di lapas dan rutan. Sebanyak 27 napi kembali berulah setelah dibebaskan.

"Napi yang berulah sudah kami tangkap dan mereka melakukan curat (pencurian dengan pemberatan), curanmor (pencurian kendaraan bermotor), curas (pencurian dengan kekerasan), dan satu (orang) pelecehan seksual," katanya.

Editor: Rizal Bomantama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut