Banyak Petugas KPPS Gugur, Sandi Gelar Salat Gaib Sore Ini
JAKARTA, iNews.id, - Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno prihatin dengan banyaknya petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang gugur seusai menjalankan tugas dalam Pemilu 2019. Sandi menyampaikan belasungkawa dan akan mendoakan mereka.
Sandi berencana menggelar salat gaib di Masjid At-Taqwa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Selasa (23/4/2019) sore ini.
"Kita nanti akan ada salat gaib bersama para kiai untuk berdoa kepada pejuang-pejuang kita," kata Sandi di Kediamannya, Jalan Pulombangkeng, Kebayoran Baru, Jakarta, Selasa (23/4/2019).
Sandi menilai pemilu serentak yang baru pertama kalinya digelar pada 2019 harus dievaluasi. Banyaknya petugas KPPS gugur merupakan bencana bagi sistem demokrasi.
KPU: Jumlah Anggota KPPS Meninggal usai Pemilu 91 Orang, 374 Sakit
"Apakah ini satu sistem yang bisa kita perlihatkan sebagai satu demokrasi yang sudah efisien? Demokrasi yang dewasa?" kata dia.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyebutkan anggota KPPS yang gugur karena kelelahan seusai menjalankan tugas Pemilu 2019 hingga Senin (22/4/2019) mencapai 91 orang. Mereka tersebar di 19 provinsi Indonesia
“Jumlah update terakhir petugas penyelenggara pemilu yang tertimpa musibah itu sebanyak 91 orang meninggal dunia, kemudian 374 orang sakit. Sakit ini bervariasi ya,” ujar Ketua KPU Arief Budiman di Jakarta, Senin (22/4/2019).
Sementara itu Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, hingga saat ini terdapat 15 anggota Polri yang meninggal dalam pengamanan pemilu serentak 2019.
Wapres Jusuf Kalla juga menyerukan agar ada evaluasi terhadap penyelenggaraan pemilu serentak. Perlu dipikirkan kembali untuk memisah antara pileg dan pilpres untuk mengindari banyaknya korban jiwa karena tugas yang sangat berat.
Editor: Zen Teguh