Banggar DPR Tolak Usulan JK Kurangi Subsidi BBM: Kenapa untuk Orang Miskin Diotak-atik?
JAKARTA, iNews.id - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah menolak usulan Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) yang meminta pemerintah mengurangi subsidi bahan bakar minyak (BBM) imbas krisis energi saat ini.
"Kalau subsidi BBM dikurangi kami nggak setuju," ucap Said di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/4/2026).
Diketahui, JK menyampaikan usulan tersebut agar subsidi pemerintah tidak tergerus dengan defisit karena harus menanggung subsidi BBM masyarakat, sehingga tidak terjadi kenaikan harga.
Said menyebut, tidak hanya Indonesia, setiap negara juga pasti terbebani dengan kenaikan harga minyak dunia yang terjadi saat ini. Namun, ia menilai kenapa harus kebijakan untuk membantu rakyat yang perlu diubah.
JK Kunjungi Sejumlah Negara ASEAN, Bahas Perang AS-Israel vs Iran?
"Kenapa kita mengotak-atik subsidi? Kenapa kita tidak bicara terhadap harga non-subsidi yang sampai sekarang belum naik? Kenapa yang untuk orang miskin yang diotak-atik? Jangan dong," ujarnya.