Bandara Soetta Umumkan Penerbangan Menuju Timur Tengah Dibatalkan!
JAKARTA, iNews.id – Sejumlah maskapai memutuskan membatalkan penerbangan dari dan menuju kawasan Timur Tengah melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Apa alasannya?
Menurut informasi yang diterima iNews.id, keputusan ini diambil menyusul penutupan wilayah udara (airspace closed) di sejumlah wilayah Timur Tengah akibat situasi yang berkembang di kawasan tersebut.
Pembatalan dilakukan sebagai langkah antisipatif demi menjaga keselamatan dan keamanan penerbangan. Maskapai yang terdampak antara lain Etihad Airways, Qatar Airways, Emirates, serta Garuda Indonesia.
Adapun penerbangan yang batal berangkat dari Soekarno-Hatta meliputi:
Perang AS-Israel vs Iran Picu Kekacauan di Timur Tengah, 8 Negara Tutup Wilayah Udara
- Etihad Airways EY472 tujuan Abu Dhabi
- Qatar Airways QR954 dan QR957 tujuan Doha,
Ini Daftar Jet Tempur AS Dikerahkan ke Timur Tengah untuk Serang Iran
- Emirates EK357 tujuan Dubai
- Etihad Airways EY475 dan EY473 tujuan Abu Dhabi
Menlu Iran Tegaskan Pangkalan-Pangkalan Militer AS di Timur Tengah dalam Bidikan
- Garuda Indonesia GA900 tujuan Doha
Untuk penerbangan kedatangan, tercatat Etihad Airways EY472 rute Abu Dhabi–Jakarta dan Qatar Airways QR954 rute Doha–Jakarta juga berstatus batal.
Pgs. Asst. Deputy Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, Aziz Fahmi Harahap, mengatakan pembatalan tersebut merupakan dampak langsung dari penutupan wilayah udara di beberapa negara Timur Tengah.
"Sehubungan dengan adanya penutupan wilayah udara di sejumlah wilayah Timur Tengah, terdapat beberapa penerbangan rute Timur Tengah yang mengalami pembatalan keberangkatan," ujar Aziz.
Meski demikian, Aziz memastikan operasional penerbangan secara umum di Bandara Soekarno-Hatta tetap berjalan aman, tertib, dan lancar. Aktivitas di terminal internasional tidak mengalami gangguan signifikan di luar rute yang terdampak.
Pihak bandara bersama maskapai juga telah menjalankan prosedur penanganan bagi penumpang terdampak, termasuk proses pembatalan dokumen perjalanan di area imigrasi serta koordinasi untuk penjadwalan ulang atau pengembalian dana tiket sesuai kebijakan masing-masing maskapai.
Manajemen bandara terus melakukan pemantauan berkala dan berkoordinasi dengan otoritas penerbangan serta maskapai untuk mengantisipasi perkembangan situasi.
Calon penumpang yang memiliki rencana perjalanan menuju Timur Tengah diimbau untuk memantau informasi terbaru melalui kanal resmi maskapai atau menghubungi layanan pelanggan guna memastikan status penerbangan sebelum berangkat ke bandara.
Editor: Muhammad Sukardi