Bandara Kertajati bakal Disulap Jadi Pusat Bengkel Pesawat Hercules
JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dikabarkan akan menjadikan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati sebagai pusat perawatan atau MRO (Maintenance, Repair, dan Overhaul) pesawat angkut militerC-130 Hercules.
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyebut, hal itu sudah menjadi pembahasan bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Sebab, dari sisi kapasitas dinilai sudah cukup ideal.
"Ini juga sebenarnya sudah lama kami usulkan. Setidaknya Bandara Kertajati bisa lebih bergairah dengan lahan yang luas dilengkapi infrastruktur yang memadai," ujar Dudy saat ditemui di Jakarta, Jumat (22/5/2026).
Dudy menambahkan, optimalisasi Bandara Kertajati memerlukan upaya bersama untuk meningkatkan trafik maupun memantik rute penerbangan.
"Ini termasuk bagaimana sinkronisasi kebijakan. Dengan kerja sama langsung berupa pertahanan udara seperti yang dikatakan bapak Presiden, saya kira usulan yang baik dalam rangka menggairahkan BIJB yang selama ini memang kita akui belum maksimal," tuturnya.
Senada, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F Laisa mengatakan, pihaknya telah melakukan langkah koordinatif lintas kementerian/lembaga dalam percepatan optimalisasi BIJB Kertajati sebagaimana dibahas dalam Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Pengembangan Bandara Kertajati yang dipimpin oleh Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan pada tanggal 30 April 2026.
Dalam pembahasan tersebut, Bandara Kertajati sebagai salah satu infrastruktur strategis nasional memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan konektivitas transportasi udara, logistik nasional, industri aviasi, serta penguatan ekosistem ekonomi kawasan Jawa Barat dan Indonesia bagian barat.
"Salah satu potensi besarnya, BIJB memiliki kapasitas dan potensi pengembangan yang sangat besar, baik sebagai hub penerbangan penumpang, pusat logistik dan kargo udara, MRO maupun sebagai bagian implementasi konsep Multi Airport System kawasan Jakarta dan Jawa Barat," ucap Lukman dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).
Lukman menambahkan, bahwa optimalisasi Bandara Kertajati bukan hanya terkait pengembangan bandar udara semata, namun merupakan bagian dari upaya membangun pusat pertumbuhan ekonomi baru, meningkatkan daya saing nasional, serta memperkuat konektivitas Indonesia yang berdaulat dan berkelanjutan.
Editor: Aditya Pratama