Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : RI Tak Lagi Bergantung pada Minyak Timur Tengah, Bahlil: Sudah Kontrak dengan Negara Lain
Advertisement . Scroll to see content

Bahlil Pastikan Harga Pertalite dan Gas Elpiji 3 Kg Tak Naik

Senin, 15 Juni 2026 - 17:40:00 WIB
Bahlil Pastikan Harga Pertalite dan Gas Elpiji 3 Kg Tak Naik
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan tak akan menaikkan harga BBM pertalite dan gas elpiji 3 kg. Foto: Iqbal Dwi Purnama)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan tak akan menaikkan harga BBM jenis pertalite dan gas elpiji 3 kg. Pemerintah akan tetap memberikan subsidi kebutuhan tersebut.

Ia memastikan kehadiran subsidi dari kas negara itu akan tetap menjaga harga jual di pasar tidak mengalami kenaikan. Harga pertalite akan tetap terjaga di Rp10.000/liter, dan harga elpiji 3 kg berada di kisaran Rp18.000 - Rp24.000 (tergantung wilayah penjualan). 

"Kami laporkan, di balik dinamika harga global, kita bersepakat untuk tidak menaikkan BBM bersubsidi, termasuk elpiji," ujarnya dalam Rapat Bersama Komisi XII DPR RI, Senin (15/6/2026). 

Bahlil mengakui, di tengah konflik yang belakangan berkembang di Timur Tengah membuat harga minyak dunia mengalami lonjakan. Bahkan menurutnya, harga minyak dunia sangat dinamis, alias bisa cepat naik maupun turun. 

"Dalam kondisi geopolitik yang belum menentu, harga minyak dunia selalu dinamis sekali, dan kita berdoa agar ketegangan politik bisa selesai sehingga kita bisa menganalisa. Karena sekarang bisa cepat naik dan cepat turun," tambahnya. 

Sementara untuk harga BBM non-subsidi, Bahlil menegaskan harga jual bakal menyesuaikan dinamika harga minyak mentah dunia. Maka dari itu belakangan Pertamina menaikkan hampir seluruh produk BBM-nya, kecuali pertalite, dan solar subsidi. 

Dikarenakan harga jual BBM non subsidi mengikuti perkembangan harga minyak dunia, Bahlil mengatakan kondisi harganya pun bisa mengalami penurunan apabila harga minyak dunia tengah melemah. 

"Yang khusus minyak BBM untuk masyarakat mampu, sesuai dengan permen, itu diserahkan harga pasar, jadi kadang naik kadang turun," pungkasnya.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut