Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : H-5 Lebaran, Arus Mudik di Tol Cipali Lancar
Advertisement . Scroll to see content

Arus Mudik Lebaran 2026 Sesuai Prediksi, Menhub Pastikan Penyeberangan Merak-Bakauheni Lancar

Senin, 16 Maret 2026 - 10:30:00 WIB
Arus Mudik Lebaran 2026 Sesuai Prediksi, Menhub Pastikan Penyeberangan Merak-Bakauheni Lancar
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan arus mudik Lebaran 2026 masih berjalan sesuai dengan prediksi pemerintah. (Foto: Niko Prayoga)
Advertisement . Scroll to see content

CILEGON, iNews.id - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan arus mudik Lebaran 2026 masih berjalan sesuai dengan prediksi pemerintah. Hal tersebut disampaikan saat dia meninjau langsung aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Merak, Banten, Senin (16/3/2026).

Dudy mengatakan hingga saat ini pergerakan pemudik masih terkendali dan belum terjadi lonjakan di luar perkiraan. Pemerintah juga telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengatur distribusi penumpang agar perjalanan lebih tertib.

“Di luar prediksi? Kita sebenarnya sejauh ini kita lihat bahwa semua berjalan sebagaimana yang kita prediksi,” kata Dudy.

Dia menyebut salah satu faktor yang membantu mengurai kepadatan mudik tahun ini adalah kebijakan Work From Anywhere (WFA). Skema tersebut membuat pergerakan masyarakat menuju kampung halaman tidak terjadi secara bersamaan.

Melalui kebijakan tersebut, masyarakat memiliki kesempatan mengatur waktu perjalanan lebih fleksibel. Hal ini diharapkan mampu mendistribusikan arus pemudik secara bertahap sehingga tidak menumpuk pada satu waktu tertentu.

“Karena ada pemberlakuan work from anywhere, kita akan berharap bahwa distribusi penumpang bisa diatur sedemikian rupa, kemudian juga masyarakat bisa merencanakan dengan baik,” ucapnya.

Selain kebijakan WFA, pemerintah juga menerapkan sistem tarif tunggal di Pelabuhan Merak. Kebijakan tersebut membuat tidak ada lagi pemisahan layanan antara pelabuhan eksekutif dan reguler.

Langkah ini diambil untuk mencegah terjadinya penumpukan kendaraan dan penumpang di salah satu jalur layanan. Dengan tarif yang sama, distribusi kendaraan menuju kapal dapat dilakukan lebih merata.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut