Arus Mudik di Lingkar Gentong Terus Meningkat, Kendaraan Dialihkan ke Pasar Ciawi
TASIKMALAYA, iNews.id - Kepadatan arus kendaraan di Lingkar Gentong mulai terlihat pada puncak arus mudik Lebaran, Kamis (19/3/2026). Awalnya, dari pagi hingga pukul 14.00 WIB, arus lalu lintas terpantau ramai lancar, tetapi 30 menit kemudian tampak lonjakan arus kendaraan.
Kepadatan arus kendaraan roda dua, roda empat hingga bus mulai mengular dari Lingkar Gentong Bawah atau berdekatan dengan RM Gentong hingga Simpang Pamoyanan, yang berjarak sekitar 2 kilometer (km). Kendaraan hanya bisa melaju perlahan sesekali karena harus berbagi arus dari arah berlawanan, terlebih saat di pertemuan persimpangan jalan.
Melihat kepadatan arus kendaraan demikian, Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota, AKP Riki Kustiawan mengungkapkan rencana penerapan rekayasa lalu lintas one way sepanjang 6 km dari Lingkar Gentong bawah sampai Simpang Sukamantri, dengan durasi estimasi 30 menit.
"Kita lihat situasinya one way berapa lama," ujar Riki kepada iNews.id saat ditemui di pos Simpang Pamoyanan.
Momen Langka! Manggarai Sepi saat Puncak Arus Mudik
Papan blokade dan material lain untuk one way sudah disiapkan kepolisian di Simpang Sukamantri, termasuk personel disiagakan. Namun, hingga pukul 14.40 one way tak kunjung dilakukan.
Bahaya Mudik dalam Kondisi Dehidrasi dan Kurang Tidur, Dokter Beberkan Dampaknya!
Jajaran Polres Tasikmalaya Kota hanya memberlakukan pengalihan arus dari Lingkar Gentong menuju Pasar Ciawi. Tampak satu jam diberlakukan pengalihan jalur, arus lalu lintas mulai sesekali ramai lancar.
Kendaraan dari arah Lingkar Gentong diarahkan ke Pasar Ciawi. Kendaraan yang dialihkan tersebut tetap bakal bermuara ke Jalan Ciawi-Rajapolah atau sama saja jika lurus ke arah Alun-alun Ciawi di saat belum ada pengalihan arus arah Gentong.
Mudik Lebaran Jadi Ladang Cuan, Pendapatan Porter Stasiun Senen Naik 50%
"Ini sudah mulai berkurang, tapi tetap harus lihat kondisi jalanan," kata Anggota Satlantas, Briptu Tria.
Sampai saat ini penerapan one way masih bersifat kondisional, seiring intensitas laju kendaraan dari arah Gentong yang hendak menuju Ciamis hingga Jawa Tengah.
Editor: Aditya Pratama