Arus Balik Lebaran, 2.501 Pemudik Tiba di Terminal Kampung Rambutan Hari Ini
JAKARTA, iNews.id - Arus balik Lebaran 2026 mulai terlihat di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur. Hingga Selasa (24/3/2026) siang, jumlah pemudik yang kembali ke Jakarta melalui terminal itu sudah menembus 2.501 orang.
Kepala Terminal Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain, mengatakan, berdasarkan data sementara hingga pukul 11.00 WIB, jumlah penumpang yang tiba terus mengalami peningkatan.
“Karena pada saat ini saja tadi pada pukul 11.00 penumpang tiba itu sudah mencapai 2.501 orang,” ujar Revi saat ditemui di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Selasa (24/3/2026).
Dia memprediksi memperkirakan angka tersebut masih akan terus bertambah hingga malam hari.
Kapolri Ingatkan Ancaman Cuaca Buruk saat Arus Balik Lebaran, Minta Jajaran Siaga
“Jadi diperkirakan nanti mungkin bisa mencapai 4.000 orang penumpang tiba sampai pukul 24.00 nanti,” tuturnya.
Revi juga menyebut, puncak arus balik diprediksi terjadi dalam dua gelombang, yakni pada 25 Maret dan 29 Maret 2026. Pada periode tersebut, jumlah penumpang yang tiba diperkirakan melonjak signifikan.
Arus Balik Lebaran di Tol Cipali Melonjak, 47.000 Kendaraan Menuju Jabodetabek
“Namun pada puncak tersebut diperkirakan penumpang bisa mencapai 6.000 orang lebih ya,” tuturnya.
Menurutnya, saat ini mayoritas pemudik yang tiba berasal dari daerah jarak dekat seperti Jawa Barat dan Jawa Tengah. Sementara untuk wilayah yang lebih jauh diperkirakan akan menyusul dalam beberapa hari ke depan.
“Namun untuk saat ini kebanyakan adalah untuk jarak dekat yang sudah datang itu, terutama dari Jawa Barat maupun Jawa Tengah,” ucapnya.
Seiring meningkatnya arus balik, pengelola terminal telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi guna memastikan kenyamanan penumpang.
“Ya baik, jadi antisipasi arus balik di Terminal Bus Kampung Rambutan, kita tetap menyediakan posko-posko yang ada,” kata Revi.
Dia menyebut, pihaknya bekerja sama dengan kepolisian dan TNI untuk menjaga keamanan serta kenyamanan penumpang, khususnya yang tiba pada dini hari atau pagi hari.
"Kita juga menyiapkan sarana dan prasarana seperti ruang tunggu, toilet, musala yang bisa digunakan untuk penumpang sambil menunggu jemputan," ujarnya.
Editor: Aditya Pratama